DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POLA PENGOBATAN PENYAKIT PANU (Pityriasis versicolor) SECARA SWAMEDIKASI OLEH MASYARAKAT KELURAHAN BAGAGAP KECAMATAN BARAMBAI MARABAHAN
PENGARANG:MARJUWAN NIAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-15


Panu adalah salah  satu  penyakit  kulit  yang  disebabkan  oleh  jamur. Data faktual menunjukkan bahwa 66% orang sakit di Indonesia melakukan swamedikasi sebagai usaha pertama dalam menanggulangi penyakitnya, termasuk salah satunya untuk pengobatan penyakit panu. Penelitian bertujuan menggambarkan pola penggunaan obat panu (jenis obat panu, tempat memperoleh atau membeli obat, sumber informasi untuk membeli obat, frekuensi penggunaan, dan lama penggunaan) dan mengidentifikasi alasan yang mendasari masyarakat di masyarakat wilayah kelurahan Bagagap kecamatan Barambai Marabahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara cross-sectional.Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode quota sampling dengan jumlah perhitungan sebesar 137 sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner. Hasil penelitian diperoleh data untuk pola pengobatan yaitu obat panu yang digunakan adalah kalpanax® cream (44,52%), tempat memperoleh/membeli obat yaitu warung (61,31%), sumber informasi untuk membeli obat yaitu teman/tetangga (89,78%), frekuensi penggunaan obat/obat tradisional untuk pengobatan panu yaitu kalpanax® cream 1x sehari (26,27%), lama penggunaan obat yaitu  4-7 hari (40,14%), dan alasan yang mendasari masyarakat kelurahan Bagagap Kecamatan Barambai dalam melakukan swamedikasi penyakit panu adalah mudah didapat (43,06%). Swamedikasi masyarakat terhadap penyakit panu masih kurang tepat dalam frekuensi dan lama penggunaan obat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI