DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) terhadap Aktivitas Enzim Glukosiltransferase Streptococcus mutans | |
| PENGARANG | : | FERDY JULIANNOR FAJAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-15 |
Latar Belakang: Ekstrak daun Karamunting memiliki senyawa metabolit sekunder seperti tanin, flavonoid, dan fenol yang berpotensi sebagai antibakteri sehingga dapat dijadikansebagai alternatif penggunaan obat kumur selain Chlorhexidine 0,12%untuk menurunkan karies pada gigi. Karies disebabkan oleh beberapa faktor virulensi yang penting diantaranya adalah enzim glukosiltransferase Streptococcus mutans. Ekstrak daun Karamunting mampu menghambat kerja enzim GTF dengan cara mengendapkan protein, mendenaturasi protein, dan merusak dinding sel. Terhambatnya kerja enzim dari bakteri Streptoccocus mutans akan menurunkan aktivitas pembentukan plak sehingga menurunkan potensi terjadinya karies pada gigi.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak daun Karamunting dan Chlorhexidine 0,12% terhadap aktivitas enzim glukosiltransferase Streptococcus mutans. Metode: Penelitian ini menggunakan metode true eksperimental designdengan post test only with control group designdengan 7 kelompok yaitu kelompok ekstrak daun Karamunting konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%untuk melihat aktivitas enzim GTF S. mutans. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun Karamunting20% mampu menurunkan aktivitas enzim glukosiltransferase Streptococcus mutans. Kesimpulan:Ekstrak daun Karamunting berpengaruh terhadap aktivitas enzim glukosiltransferase Streptococcus mutans.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI