DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN SALAM TERHADAP SEL FIBROBLAS BHK-21 SECARA IN VITRO
PENGARANG:CHINTYA DEWI ST NINGRUM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-15


Latar Belakang: Denture stomatitis adalah reaksi peradangan pada mukosa rongga mulut penyangga gigi tiruan disebabkan oleh jamur Candida albicans yang dapat dicegah dengan selalu memelihara kebersihan gigi tiruan. Daun salam (Syzygium polyanthum) memiliki kandungan terbanyak  flavonoid yang bersifat antijamur dan antioksidan sehingga daun salam dapat dijadikan sebagai bahan alternatif pembersih gigi tiruan. Pengujian toksisitas perlu dilakukan untuk mengetahui keamanan dari suatu bahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) bersifat toksisitas terhadap sel fibroblas BHK-21 menggunakan metode MTT assay. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan rancangan posttest-only with control group design yang terdiri dari 7 kelompok. Kelompok yang diberi perlakuan ekstrak daun salam terdiri  dari 5 kelompok yaitu konsentrasi 25%, 20%, 15%, 10% dan 5% serta 2 kelompok kontrol yaitu kontrol media dan kontrol sel. Absorbansi dibaca menggunakan ELISA reader dan dihitung viabilitas sel. Hasil Penelitian: Persentase sel hidup semua kelompok perlakuan ekstrak daun salam adalah 100%. Analisis parametrik One Way Annova menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna. Kesimpulan: Ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) tidak bersifat toksisitas terhadap sel fibroblas BHK-21 menggunakan metode MTT assay karena viabilitas sel pada semua kelompok perlakuan adalah≥60%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI