DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Paparan Salbutamol Sulfat Terhadap Jumlah Pelepasan Ion Fluor dan Ion Kalsium dari GIC | |
| PENGARANG | : | ZULI PURWANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-15 |
Latar Belakang:Asma merupakan penyakit radang kronis pada saluran pernapasan. Pada terapi pengobatan asma, obat yang paling banyak digunakan adalah obat golongan agonis ß2 yaitu salbutamol sulfat. Salbutamol sulfat memiliki derajat keasaman (pH) yang rendah sehingga dapat berpengaruh terhadap bahan restorasi. Salah satu bahan restorasi yang masih banyak digunakan oleh dokter gigi dan tetap dikembangkan hingga saat ini adalah Glass Ionomer Cement (GIC). Pada lingkungan pH yang rendah, GIC dapat melepaskan ion fluor dan ion kalsium. Tujuan:Menganalisis pengaruh paparan salbutamol sulfat terhadap jumlah pelepasan ion fluor dan ion kalsium dari GIC. Metode:Penelitian ini menggunakan 21buah sampel GIC dengan diameter 5 mm dan ketebalan 2 mm, dibagi dalam 3 kelompok perlakuan yaitu kelompok pemaparan salbutamol sulfat 400 µg, kelompok pemaparan salbutamol sulfat 800 µgdan kelompok kontrol saliva buatan dengan perlakuan setiap 24 jam sekali selama 7 hari. Pengukuran jumlah pelepasan ion fluor menggunakan alat pH metersedangkan ion kalsium menggunakan metode titrasi. Hasil:Uji One Way Anovadan Post Hoc Bonferronimenunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada jumlah pelepasan ion fluor kelompok pemaparan salbutamol sulfat 400 µg (3,165 ± 0,415 ppm), 800 µg (3,879 ± 0,703 ppm) dan kelompok kontrol saliva buatan (2,334 ± 0,412 ppm) serta jumlah pelepasan ion kalsium kelompok pemaparan salbutamol sulfat 400 µg (6,943 ± 0,836 mg/gram), 800 µg (7,114 ± 0,871 mg/gram) dan kelompok kontrol saliva buatan (5,986 ± 0,430 mg/gram). Kesimpulan: Terdapat pengaruh paparan salbutamol sulfat terhadap jumlah pelepasan ion fluor dan ion kalsium dari GIC.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI