DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UPAYA MASYARAKAT DESA DALAM MENGOPTIMALKAN PENERAPAN TRIPLE BOTTOM LINE (TBL) PADA PENGELOLAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI PANTAI RISALO, DESA GOSONG PANJANG, KABUPATEN KOTABARU
PENGARANG:WINDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-19


Winda, 2210413320031, “Upaya Masyarakat Desa dalam Mengoptimalkan PenerapanTripleBottomLine(TBL)padaPengelolaanPariwisataBerkelanjutan di Pantai Risalo, Desa Gosong Panjang, Kabupaten Kotabaru” Dibawah bimbingan Siti Hamidah.

 

Penelitian yang berjudul "Upaya Masyarakat Desa dalam Mengoptimalkan PenerapanTripleBottomLine(TBL)padaPengelolaanPariwisataBerkelanjutan di Pantai Risalo, Desa Gosong Panjang, Kabupaten Kotabaru" ini dilatarbelakangi oleh potensi alam Pantai Risalo yang kaya. Destinasi ini menawarkan atraksi seperti pasir putih, ekosistem laut yang berkelanjutan, dan formasi batu granit, yang didukung oleh aktivitas wisata seperti berperahu kano, snorkeling, dan berkemah. Dengan menggunakan teori Triple Bottom Line John Elkington(1997),yangmenekankanpadaaspekekonomi,sosial,danlingkungan, penelitianinibertujuanuntukmengidentifikasistrategioptimalisasiTBLdilokasi tersebut. Data dikumpulkan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam.

 

HasilpenelitianmengungkapkanbahwakeunggulanPantaiTelukTamiangterletak pada daya tarik alaminya, namun terhambat oleh aksesibilitas yang buruk dan fasilitas yang minim. Dukungan kelembagaan dari Pokdarwis dan BUMDes juga dianggap belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis, seperti peningkatan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan edukasi masyarakatmengenaipengelolaansampah.Tantangannyatayangdihadapiadalah masalah anggaran, dan potensi kerusakan lingkungan. Sementara itu, strategi pengembangan Pantai Risalo diproyeksikan dapat mendorong ekonomi lokal melalui pemberdayaan aspek sosial. Keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada bagaimana manajemen menyusun sistem pemeliharaan lingkungan dan pengembangan potensi secara formal untuk menjaga keberlanjutan objek pariwisata secara berkelanjutan

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat lima rekomendasi strategis yang diusulkan: (1) meningkatkan kompetensi Pokdarwis dan BUMDes melalui pelatihan manajemen pariwisata dan pemasaran digital; (2) mengoptimalkan fasilitasumumsepertisanitasi,areaparkir,pusatinformasi,dantempatistirahat;

(3) melaksanakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan melindungi kawasan pesisir dari pencemaran; (4) mendiversifikasi potensi desa, misalnya melalui pengolahan produk laut untuk menciptakan peluang kerja baru; dan (5) mendorong sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan warga lokal untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan kompetitif.

 

KataKunci:TripleBottomLine,PariwisataBerkelanjutan,PantaiRisalo,Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Lingkungan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI