DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INTERAKSI SUMBER AIR DAN KEDALAMAN AIR YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PAPUYU (Anabas testudineus)
PENGARANG:YULIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-18


ABSTRAK YULIANI. 2026. Interaksi Sumber Air dan Kedalaman Air yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Papuyu (Anabas testudineus). Pembimbing: Dr. Ir. H. Pahmi Ansyari, M.S., dan Dr. Slamat, S.Pi., M.Si. Kata kunci: ikan papuyu, sumber air, kedalaman air, kelangsungan hidup, dan pertumbuhan. Ikan papuyu (Anabas testudineus) merupakan salah satu ikan air tawar lokal yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan perairan. Keberhasilan budidaya ikan papuyu dipengaruhi oleh kondisi media pemeliharaan, terutama sumber air dan kedalaman air. Perbedaan karakteristik sumber air dan kedalaman media pemeliharaan diduga dapat memengaruhi kualitas air, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber air, kedalaman media pemeliharaan, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan papuyu (Anabas testudineus). Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan selama 60 hari. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 × 3 dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah sumber air yang terdiri atas air PDAM (A1) dan air sungai (A2), sedangkan faktor kedua adalah kedalaman air 20 cm (B1), 30 cm (B2), dan 40 cm (B3). Ikan uji yang digunakan berupa benih ikan papuyu ukuran 3–5 cm sebanyak 270 ekor yang dipelihara dalam kolam terpal. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, kelangsungan hidup (SR), serta kualitas air yang terdiri atas suhu, pH, oksigen terlarut (DO), dan amonia (NH?-N). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber air, kedalaman air, interaksi sumber dan kedalaman air tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat dan panjang ikan papuyu pada taraf uji 5% (P>0,05). Parameter kualitas air selama penelitian masih berada pada kisaran yang layak untuk mendukung kehidupan ikan papuyu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan sumber air, kedalaman air dan interaksi sumber dan kedalaman air masih mampu mendukung pemeliharaan ikan papuyu pada sistem budidaya skala rumah tangga menggunakan kolam terpal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI