DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Respon Pemberian Kasgot yang Dikombinasikan Cocopeat Terhadap Kandungan Klorofil dan Vitamin C Tanaman Alfalfa (Medicago sativa L.) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD SIPQI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-18 |
Alfalfa memiliki kandungan klorofil ± 4 kali lipat dibandingkan tanaman sayuran biasa. Kasgot mengandung beberapa nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman. Disamping itu cocopeat mengandung unsur hara penting sebagai media tanam sehingga kombinasi cocopeat dengan kasgot mampu meningkatkan pertumbuhan microgreen alfalfa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan untuk mengetahui komposisi terbaik dari pengaplikasian bekas kotoran maggot dan cocopeat dengan berbagai komposisi terhadap kandungan klorofil tanamanalfalfa. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari–Maret 2025, bertempat di Rumah Kaca Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian dilaksanakan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga diperoleh 25 satuan percobaan. Pelaksanaan penelitian yaitu persiapan benih dengan cara disortir berdasarkan kriteria benih yang baik (tidak cacat/busuk). Persiapan media dengan menggunakan kasgot yang dihasilkan dari dekomposisi sampah organik oleh larva BSF selama 2 minggu, lalu disaring dan dimasukkan ke dalam wadah thinwall 1000 mL sesuai komposisi. Penanaman sebanyak 100 benih ditaburkan secara merata di atas media tanam pada setiap wadah. Pemeliharaan dilakukan dengan penyiraman sekali sehari setiap pagi menggunakan hand sprayer hingga permukaan media lembab. Tanaman alfalfa dipanen pada usia sekitar 6 MST atau saat mencapai tinggi 3–10 cm dengan indikasi munculnya daun kotiledon dan daun sejati pertama. Hasil penelitian menunjukkan pengaplikasian bekas kotoran maggot dan cocopeat pada semua variabel peubah memberikan pengaruh terhadap kandungan klorofil a 4 MST dan 6 MST begitu juga terhadap klorofil b dan klorofil total namun pada kandungan vitamin C hanya pada 6 MST dan berat akhir pada perlakuan K1, K2 dan K3 tanaman Alflafa.Perlakuan terbaik dari pengaplikasian bekas kotoran maggot dan cocopeat dengan komposisi media berupa Konsentrasi (Kasgot 10% + cocopeat 90%) pada 6 MST Menunjukan nilai tertinggi pada semua variabel peubah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI