DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KUALITAS AIR DAN PEMETAAN SPASIAL PARAMETER FISIKA-KIMIA PADA DANAU BEKAS TAMBANG ALUVIAL DI KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | ANISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-19 |
Danau bekas tambang aluvial merupakan salah satu bentuk lahan pascatambang yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, sumber daya air, maupun habitat perairan. Namun demikian, aktivitas pertambangan dapat menyebabkan perubahan karakteristik fisika dan kimia air sehingga diperlukan evaluasi kualitas air secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis kualitas air Danau Seran berdasarkan baku mutu air sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021, (2) memetakan distribusi spasial parameter kualitas air dalam bentuk dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D), serta (3) menganalisis hubungan antarparameter kualitas air sebagai dasar pengelolaan danau bekas tambang secara berkelanjutan.
Penelitian dilakukan di Danau Seran, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Parameter yang dianalisis meliputi pH, Dissolved Oxygen (DO), Total Suspended Solid (TSS), Total Dissolved Solid (TDS), Electrical Conductivity (EC), Oxidation Reduction Potential (ORP), CaCO?, CO?, HCO??, H?, serta logam mangan (Mn). Analisis kualitas air dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian laboratorium terhadap baku mutu PP Nomor 22 Tahun 2021. Selanjutnya, distribusi spasial setiap parameter divisualisasikan menggunakan perangkat lunak Surfer melalui model kontur 2D dan model permukaan 3D. Hubungan antarparameter dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui keterkaitan antarvariabel kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas air Danau Seran masih memenuhi baku mutu untuk sebagian besar parameter yang dianalisis. Nilai pH berada pada kondisi relatif netral, kadar DO masih mampu mendukung kehidupan organisme perairan, sedangkan nilai TSS, TDS, EC, ORP, CaCO?, CO?, HCO??, dan H? masih berada dalam kisaran yang menunjukkan kondisi perairan relatif stabil. Namun demikian, kadar mangan (Mn) masih ditemukan melebihi baku mutu sehingga menjadi parameter yang memerlukan perhatian dalam pengelolaan kualitas air.
Pemodelan spasial 2D dan 3D menunjukkan bahwa distribusi setiap parameter tidak homogen pada seluruh area danau. Variasi konsentrasi dipengaruhi oleh kondisi topografi dasar danau, kedalaman perairan, serta proses pencampuran air secara horizontal dan vertikal. Visualisasi spasial mampu mengidentifikasi zona-zona dengan konsentrasi parameter yang relatif lebih tinggi sehingga dapat dijadikan dasar dalam kegiatan pemantauan kualitas air.
Analisis hubungan antarparameter menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara Electrical Conductivity (EC) dengan CaCO?, sedangkan hubungan parameter lainnya bervariasi sesuai karakteristik kimia perairan. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa perubahan kandungan ion terlarut berpengaruh terhadap kondisi kimia air dan stabilitas sistem karbonat di Danau Seran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI