DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Strategi Elektrifikasi dan Digitalisasi Armada Hauling dalam Mendorong Keberlanjutan Operasional PT Borneo Indobara melalui Efisiensi Operasional, Dampak Lingkungan, dan Legitimasi Sosial | |
| PENGARANG | : | MUFTI ALI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-20 |
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh elektrifikasi dan digitalisasi terhadap keberlanjutan operasional PT Borneo Indobara melalui variabel efisiensi operasional, dampak lingkungan, dan legitimasi sosial, serta merumuskan strategi implementasi yang optimal bagi perusahaan. Penelitian ini melibatkan tiga kategori variabel, yaitu variabel independen (elektrifikasi dan digitalisasi), variabel intervening (efisiensi operasional, dampak lingkungan, dan legitimasi sosial), serta variabel dependen (keberlanjutan operasional).
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods berdesain eksplanatori sekuensial. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 108 responden, data ini diolah menggunakan SEM-PLS. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan kunci dari pihak internal dan eksternal perusahaan, observasi, studi dokumentasi data operasional. Data-data ini kemudian ditriangulasikan dengan data kuantitatif guna memperkuat validitas dan kredibilitas temuan penelitian, untuk analisis strategi digunakan dianalisis SWOT.
Hasil pengujian hipotesis membuktikan elektrifikasi dan digitalisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional dan dampak lingkungan. Efisiensi operasional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap dampak lingkungan maupun keberlanjutan operasional. Dampak lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap legitimasi sosial, sementara legitimasi sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan operasional. Lebih lanjut, efisiensi operasional terbukti memediasi secara signifikan pengaruh elektrifikasi dan digitalisasi terhadap keberlanjutan operasional; dampak lingkungan memediasi secara signifikan pengaruh elektrifikasi dan digitalisasi terhadap legitimasi sosial; dan legitimasi sosial memediasi secara signifikan pengaruh dampak lingkungan terhadap keberlanjutan operasional. Integrasi temuan kuantitatif dan kualitatif menghasilkan sebuah model konseptual, yaitu Sustainable Mining Transportation Transition Model (SMTTM), bahwa keberlanjutan operasional transportasi tambang dapat dicapai melalui elektrifikasi dan digitalisasi yang meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki dampak lingkungan, dan memperkuat legitimasi sosial. Analisis SWOT selanjutnya menempatkan strategi Strength–Opportunity (SO) sebagai prioritas utama, yang mencakup percepatan elektrifikasi, digitalisasi berbasis IoT/AI, pengembangan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional hauling.
Kata kunci: elektrifikasi, digitalisasi, efisiensi operasional, legitimasi sosial, keberlanjutan operasional, Sustainable Mining Transportation Transition Model (SMTTM)
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI