DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENETAPAN KADAR METIL PARABEN DAN 2-FENOKSIETANOL DALAM BODY LOTION YANG BEREDAR DIKALIMANTAN SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)
PENGARANG:RATIH MOLINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


Body Lotion pada dasarnya diformulasikan untuk melindungi kelembaban kulit, mempertahankan kadar air dalam kulit sehingga kelembaban dan kesehatan kulit tetap terjaga. Dalam suatu sediaan atau produk sering  ditambahkan  pengawet untuk memperpanjang masa simpan produk dan sebagai antimikroba. Zat pengawet menurut Permenkes RI No.445/MENKES/PER/V/1998 merupakan zat yang dapat mencegah kerusakan kosmetika yang disebabkan oleh mikroorganisme. Umumnya banyak produk yang mengandung bahan pengawet lebih dari kadar yang sudah ditentukan, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti iritasi kulit apabila terus menerus digunakan dalam dosis yang berlebihan. Oleh karena itu dilakukan pengujian penetapan kadar bahan pengawet dengan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Fase diam yang digunakan adalah kolom C18 dengan ukuran partikel 5µm. Fase gerak yang digunakan yaitu tetrahidrofuran : air : metanol : asetonitril dengan perbandingan 5 : 60 : 10 : 25. Bahan pengawet yang diuji yaitu metil Paraben dan 2-fenoksietanol. Pengujian dilakukan pada 2 jenis sampel yang di ambil secara acak di Kalimantan Selatan. Hasil Pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa sampel kode A mengandung 2-fenoksietanol sebesar 0,39% dan sampel B mengandung 2-Fenoksietanol sebesar 0,34% dan kedua sampel mengandung metil paraben sebesar 0,30% yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) menurut Perka Badan POM RI No.HK. 03. 1. 23. 08. 11. 07517. Tahun 2011, syarat kadar maksimal bahan pengawet yang diuji yaitu 2-fenoksietanol sebesar 1 % dan paraben sebesar 0,4 % untuk zat tunggal dan 0,8% untuk zat campuran.

 

Kata Kunci : Body Lotion, Metil Paraben, 2-Fenoksietanol, KCKT.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI