DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Riap Tanaman Jenis Kapur Merah (Dryobalanops beccarii Dyer.) Umur 8 Tahun di Areal Sumber Daya Genetik KHDTK Samboja Kalimantan Timur
PENGARANG:DEWI RENGGANIS DINIARY RAMADHAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-20


Kapur merah (Dryobalanops beccarii Dyer.) merupakan dipterokarpa bernilai ekonomi yang konservasi ex situ-nya memerlukan informasi mengenai daya hidup dan pertumbuhan dari berbagai sumber benih. Penelitian ini mengevaluasi persentase hidup, pertumbuhan tinggi, dan riap diameter kapur merah umur delapan tahun di Areal Sumber Daya Genetik KHDTK Samboja, Kalimantan Timur. Tanaman terbagi dalam lima blok provenans, yaitu Long Bagun, Barong Tongkok, Teluk Bayur, Segah, dan Samboja. Empat dari dua puluh jalur pada setiap blok dipilih secara purposif dengan intensitas sampling 20%, berdasarkan persentase hidup historis tertinggi periode 2019–2025. Pengukuran lapangan tahun 2026 meliputi tinggi total dan diameter batang pada ketinggian 20 cm dari permukaan tanah. Data dianalisis secara deskriptif melalui persentase hidup dan riap tahunan. Rata-rata persentase hidup seluruh provenans sebesar 65.25%. Segah memiliki persentase hidup tertinggi (72.50%), sedangkan Long Bagun terendah (51.25%). Tinggi rata-rata terbesar tahun 2026 dicapai Barong Tongkok (5.23 m) dan juga menghasilkan riap tahunan tertinggi untuk tinggi (0.65 m/tahun), sementara diameter terbesar dicapai Segah (4.82 cm) dan menghasilkan riap tahunan tertinggi untuk diameter (0.61 cm/tahun). Teluk Bayur memiliki persentase hidup relatif tinggi, tetapi tinggi dan diameter kumulatifnya paling rendah. Secara keseluruhan, provenans Segah menunjukkan keseimbangan terbaik antara daya hidup dan pertumbuhan sehingga paling prospektif untuk dikembangkan di KHDTK Samboja, dengan tetap memerlukan konfirmasi melalui uji provenans yang berulangan dan teracak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI