DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH WHISTLEBLOWING SYSTEM, INTEGRITAS, DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KEMAMPUAN AUDITOR DALAM MENDETEKSI KECURANGAN PADA INSPEKTORAT KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SUFYAN HADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-22 |
Sufyan Hadi (2026). Pengaruh Whistleblowing system, Integritas, Dan Religiusitas Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan Pada Inspektorat Kota Banjarmasin. Pembimbing: Dra. Nor Hikmah, SE, MSA, Ak, CA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Pengaruh Whistleblowing system, Integritas, Dan Religiusitas Terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan di Inspektorat Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner dengan metode total sampling. Populasi dari penelitian ini merupakan auditor internal pada Inspektorat Kota Banjarmasin sehingga diperoleh 46 auditor yang telah mengisi kuesioner dan menjadi sampel dalam penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Whistleblowing system (X1), Integritas (X2), dan Religiusitas (X3) tidak memiliki pengaruh terhadap Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan (Y). Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan bahwa peningkatan kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan tidak cukup hanya melalui penguatan nilai-nilai moral dan sistem organisasi, tetapi perlu didukung oleh peningkatan kualitas dan kemampuan profesional auditor secara berkelanjutan, khususnya pada Inspektorat Kota Banjarmasin.
Kata Kunci: Whistleblowing system, Integritas, Religiusitas, Kemampuan Auditor Dalam Mendeteksi Kecurangan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI