DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS DAYA DUKUNG WILAYAH KOTA BANJARBARU SEBAGAI IBUKOTA BARU KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MUHAMMAD YUSRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-24


Muhammad Yusri, 2026. Analisis Daya Dukung Wilayah Kota Banjarbaru sebagai Ibu Kota Baru Provinsi Kalimantan Selatan. Pembimbing: Prof. Ir. Fadly Hairannoor Yusran, M.Sc., Ph.D., IPU; Dr. Rosalina Kumalawati, S.Si., M.Si.; Dr. Ira Mentayani, S.T., M.T.

Penetapan Kota Banjarbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan berpotensi meningkatkan tekanan terhadap lingkungan akibat pertumbuhan penduduk, pembangunan infrastruktur, dan perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung wilayah Kota Banjarbaru sebagai dasar perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG), melalui analisis daya dukung fungsi lindung, daya dukung permukiman, daya dukung pertanian, tipologi wilayah, satuan kemampuan lahan (SKL), daya dukung dan daya tampung lahan, serta daya tampung sampah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Banjarbaru secara umum masih memiliki daya dukung wilayah yang memadai untuk mendukung fungsinya sebagai ibu kota provinsi. Daya dukung pertanian berada pada kondisi surplus dengan nilai indeks sebesar 109,8 (Kelas I) yang menunjukkan kemampuan wilayah dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk. Analisis tipologi wilayah memperlihatkan adanya perbedaan karakteristik antar kecamatan sehingga diperlukan arahan pengembangan yang disesuaikan dengan potensi dan keterbatasan masing-masing wilayah.

Analisis daya tampung sampah menunjukkan timbulan sampah mencapai sekitar 190,93 ton per hari atau 69.690,95 ton per tahun, sehingga pengelolaan persampahan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Secara keseluruhan, Kota Banjarbaru memiliki potensi yang baik untuk berkembang sebagai ibu kota provinsi, namun perlu didukung oleh pengendalian pemanfaatan ruang, perlindungan kawasan lindung, dan peningkatan pengelolaan lingkungan agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI