DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBANDINGAN STATUS ERUPSI GIGI MOLAR PERTAMA PERMANEN MANDIBULA BERDASARKAN STATUS GIZI | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD IRFAN ANDHIKA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-16 |
Latar Belakang: Erupsi gigi diartikan sebagai munculnya gigi ke arah rongga mulut dari tempat pembentukannya di dalam tulang alveolar. Gigi permanen yang pertama kali erupsi adalah gigi molar pertama permanen mandibula pada rentang waktu usia 6-7 tahunyang berperan penting untuk koordinasi pertumbuhan wajah dan untuk menyediakan dukungan oklusi yang cukup agar sistem pengunyahan tidak terganggu. Waktu erupsi gigi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah status gizi. Perhitungan status gizi berdasarkan tinggi badan terhadap usia (TB/U) terbagi menjadi stunting dan gizi normal. Stunting adalah pertumbuhan tinggi badan yang kurang dari standar usianya yang diukur berdasarkan standar World Health Organization (WHO). Perubahan tinggi badan terjadi dalam waktu yang lama, sehingga stunting digunakan sebagai indikator kekurangan gizi kronis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan status erupsi gigi molar pertama permanen mandibula berdasarkan status gizi pada siswa tingkat sekolah dasar usia 6-7 tahun di Desa Aluh-Aluh Besar. Metode: Penelitian ini dengan metode observasional analitik with control group design dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p = 0,028 (p ≤ 0,05), hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara status erupsi gigi molar pertama permanen mandibula pada anak stunting dengan anak gizi normal. Kesimpulan: Status erupsi gigi molar pertama permanen mandibula pada anak stunting lebih lambat dibandingkan dengan anak gizi normal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI