DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Kemiskinan di Kalimantan dari Perspektif Sektor Pertanian dan Pertambangan
PENGARANG:NUR AZZAHRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-26


Kalimantan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, namun kemiskinan masih tersebar secara tidak merata di seluruh kabupatennya meskipun sektor pertanian dan pertambangan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pertanian dan pertambangan terhadap tingkat kemiskinan di 47 kabupaten di Kalimantan selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis regresi data panel diterapkan menggunakan Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), and Random Effect Model (REM) Model terbaik dipilih melalui uji seleksi model, termasuk Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling tepat untuk penelitian ini. Sektor pertanian memiliki koefisien sebesar -2,2336 dengan nilai probabilitas 0,0000, sedangkan sektor pertambangan memiliki koefisien sebesar -0,5554 dengan nilai probabilitas 0,0182. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua sektor tersebut memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap kemiskinan, yang berarti bahwa peningkatan aktivitas pertanian dan pertambangan berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Selain itu, sektor pertanian menunjukkan dampak yang lebih kuat terhadap pengurangan kemiskinan dibandingkan dengan sektor pertambangan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9637 menunjukkan bahwa 96,37% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini mendukung teori makroekonomi, pertumbuhan klasik, dan pertumbuhan neoklasik, yang menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan peningkatan aktivitas produksi dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. Kesimpulannya, baik sektor pertanian maupun sektor pertambangan memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan di Kalimantan, dengan sektor pertanian memberikan kontribusi yang lebih besar. Oleh karena itu, kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas peluang kerja, dan memperbaiki distribusi manfaat ekonomi dari kedua sektor tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan yang lebih inklusif.

 

Kata kunci: Kemiskinan, Sektor Pertanian, Sektor Pertambangan, Regresi Data Panel, Fixed Effect Model, Kalimantan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI