DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Persepsi Masyarakat Terhadap Situs Banua Lawas Desa Hamarung Kecamatan Juai Kabupaten Balangan | |
| PENGARANG | : | ERWIN REZKI FATHUR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-26 |
Keberadaan Situs Banua Lawas di Desa Hamarung, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan telah diketahui melalui penelitian arkeologi yang mengungkap temuan tinggalan seperti keramik, gerabah, manik-manik, serta sisa struktur kayu. Namun, kajian yang menjelaskan pola hunian masyarakat pada masa lalu berdasarkan temuan serta persepsi masyarakat terhadap keberadaan situs pada masa kini masih terbatas. Keterbatasan tersebut menyebabkan hubungan antara bukti arkeologis dan pemaknaan masyarakat terhadap situs belum tergambarkan secara utuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola hunian Situs Banua Lawas pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 serta mengulas persepsi masyarakat terhadap keberadaan situs tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, telaah laporan penelitian arkeologi, serta wawancara dengan 10 informan yang terdiri atas informan kunci dan informan pendukung. Kritik sumber dilakukan melalui kritik eksternal untuk menilai keaslian sumber dan kritik internal untuk menguji kredibilitas serta konsistensi informasi yang diperoleh sebelum dilakukan interpretasi. Selanjutnya, data diinterpretasikan untuk memahami hubungan antara fakta sejarah dan persepsi masyarakat, kemudian disusun dalam bentuk historiografi sebagai hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situs Banua Lawas merupakan kawasan permukiman lama yang berkembang di aliran Sungai Campan sebagai bagian dari sistem Sungai Balangan. Pola hunian masyarakat memperlihatkan pemanfaatan lingkungan sungai sebagai pusat aktivitas, mobilitas, dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, masyarakat memandang Situs Banua Lawas sebagai warisan sejarah yang memiliki nilai historis, arkeologis, dan sosial, serta menjadi bagian dari identitas lokal dan memori kolektif yang masih dipertahankan hingga saat ini.
Kata Kunci: Situs Banua Lawas, Pola Hunian, Persepsi Masyarakat, Desa Hamarung.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI