DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Suku Bungku Di Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
PENGARANG:SITI RAUDATUL JANNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-27


Masyarakat Suku Bungku di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, memiliki pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan tumbuhan obat yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, dokumentasi ilmiah mengenai pengetahuan ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional serta mendokumentasikan bagian tumbuhan yang digunakan, cara pengolahan, cara pemanfaatan, dan penyakit yang diobati. Penelitian dilaksanakan dari September hingga Desember 2025 menggunakan metode snowball sampling terhadap 5 informan kunci yang memenuhi kriteria. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menemukan 32 jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan, terdiri dari 7 jenis yang paling sering digunakan (Chromolaena odorata, Solanum torvum, Physalis angulata, Kalanchoe pinnata, Muntingia calabura, Cymbopogon citratus, dan Pandanus amaryllifolius). Berdasarkan habitatnya, tumbuhan obat didominasi dari pekarangan rumah (47%), lahan terbuka (28%), sementara tumbuhan hutan (22%) dan rawa (3%). Penyakit yang diobati meliputi demam, batuk, diabetes, hipertensi, rematik, gangguan pencernaan, penyakit jantung, hingga perawatan luka. Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat Suku Bungku masih mempertahankan kearifan lokal dalam pengobatan tradisional. Diperlukan penelitian lanjutan untuk menguji aktivitas farmakologis dan konservasi jenis-jenis tumbuhan obat yang ditemukan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI