DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI KITOSAN SISIK IKAN HARUAN (Channa striata) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus sanguinis
PENGARANG:WIJAYANTI DIAH HUTAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


Latar Belakang : Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) adalah penyakit rongga mulut paling sering dijumpai di masyarakat Banjarmasin dengan prevalensi mencapai 45,42%. Streptococcus sanguinis (S. sanguinis) merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR).Salah satu bahan alami yang sering digunakan masyarakat Kalimantan Selatan adalah ikan Haruan. Kebutuhan akan konsumsi ikan Haruan yang tinggi pada akhirnya akan menyisakan limbah sisik ikan yang berpotensi mencemarkan lingkungan jika tidak segera ditangani. Sisik ikan mengandung kitin yang apabila mengalami deasetilasi akan menghasilkan kitosan yang memiliki kemampuan antibakteri.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antibakteri kitosan sisik ikan Haruan (Channa striata) terhadap pertumbuhan S. sanguinis. Metode dan bahan: Penelitian ini menggunakan rancangan true experimental design dengan randomized pretest - posttest with control group design menggunakan lima perlakuan. Kelima perlakuan tersebut dilakukan uji dilusi cair untuk mendapatkan KHM dan uji dilusi padat untuk mendapatkan KBM. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan sisik ikan Haruan terbukti efektif sebagai antibakteri terhadap S. sanguinis, dengan konsentrasi hambat minimum 1,25% dan konsentrasi bunuh minimum 2,5%. Hasil uji One Way Anova menunjukkan terdapat hasil yang signifikan untuk uji KHM (p=0,000) dan KBM (p=0,000) (p<0,05). Kesimpulan : Terdapat efektivitas daya hambat dan daya bunuh kitosan sisik ikan Haruan terhadap S. sanguinis.

 

Kata kunci : Kitosan, sisik ikan Haruan, Streptococcus sanguinis, KHM, KBM.
 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI