DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT BANTARAN SUNGAI DALAM AKTIVITAS MENCARI IKAN PADA MASA TUNGGU DI DESA TINGGIRAN BARU | |
| PENGARANG | : | WILDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-28 |
Kehidupan masyarakat bantaran sungai memiliki keterkaitan yang erat dengan pemanfaatan sumber daya perairan sebagai penopang ekonomi dan sosial. Desa Tinggiran Baru di Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala merupakan satu diantara wilayah yang masyarakatnya bergantung pada Sungai Barito, terutama dalam aktivitas mencari ikan pada masa tunggu panen padi. Masa tunggu merupakan periode sebelum musim panen, ketika masyarakat menunggu datangnya masa panen pada bulan September. Pada periode ini, hasil pertanian belum dapat dipanen sehingga pendapatan masyarakat dari sektor pertanian cenderung menurun. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan alat yang digunakan dalam aktivitas mencari ikan, menganalisis strategi adaptasi masyarakat bantaran sungai dalam aktivitas tersebut, dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan aktivitas pencarian ikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan informan seperti pencari ikan, pengepul, dan perangkat desa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mencari ikan dilakukan dengan memanfaatkan alat tangkap tradisional seperti ringgi, tampirai, dan unjun, serta menyesuaikan waktu penangkapan dengan kondisi pasang surut air sungai. Strategi adaptasi masyarakat dilakukan melalui pemanfaatan Sungai Barito sebagai sumber penghasilan tambahan, penyesuaian lokasi dan teknik penangkapan ikan, perbaikan alat tangkap, pemanfaatan lingkungan sungai, pengaturan waktu pencarian ikan, penerapan teknik penangkapan tertentu, pemanfaatan pengetahuan tradisional, pembagian peran keluarga, serta penyimpanan dan pengawetan ikan. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal seperti kerusakan alat tangkap dan tenaga, serta faktor eksternal seperti perubahan cuaca, kondisi air sungai, dan menurunnya hasil tangkapan. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas mencari ikan merupakan strategi adaptasi penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi rumah tangga pada masa tunggu. Saran yang diberikan adalah perlunya dukungan pemerintah dalam pengembangan sarana, pelatihan, serta pengelolaan sumber daya sungai secara berkelanjutan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI