DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KARAKTERISTIK BIOPELET DARI CAMPURAN SERABUT KELAPA (Cocos nucifera) DAN SERBUK GERGAJIAN KAYU KARET (Hevea brasiliensis)
PENGARANG:MUHAMMAD ANSYARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-28


Riset ini bertujuan untuk mengkaji mutu biopelet berbahan baku campuran serabut kelapa (Cocos nucifera) dan serbuk gergajian karet (Hevea brasiliensis) dengan perekat tapioka, serta menemukan proporsi campuran yang paling optimal untuk menghasilkan mutu biopelet yang sesuai dengan SNI 8021-2014. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf komposisi, yaitu P1 (100% serabut kelapa), P2 (75% serabut kelapa: 25% serbuk karet), P3 (50%: 50%), P4 (25%: 75%), dan P5 (100% serbuk karet), yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diuji mencakup kerapatan, kadar air, kadar abu, zat terbang, karbon terikat, dan nilai kalor. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa nilai kerapatan yang memenuhi SNI hanya terdapat pada P1 (0,51 g/cm³) dan P4 (0,47 g/cm³). Seluruh perlakuan menghasilkan kadar air yang berada dalam kisaran standar (6,27-10%), dengan P5 menunjukkan hasil terbaik. Untuk kadar abu, hanya P5 (1,47%) yang berhasil memenuhi standar yang ditetapkan. Sementara itu, kadar zat terbang dan karbon terikat dari seluruh perlakuan masih berada di bawah standar SNI. Dari segi nilai kalor, hanya P3 (4075,98 kal/g) yang berhasil memenuhi standar SNI (>4000 kal/g). Dengan demikian, komposisi terbaik diperoleh pada perlakuan P3 (50% serabut kelapa : 50% serbuk karet) karena mampu memenuhi parameter nilai kalor dan memiliki kualitas yang paling mendekati persyaratan SNI 8021-2014.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI