DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS POLA PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU UNTUK MENGURANGI DAMPAK URBAN HEAT ISLAND DI KOTA BANJARMASIN (STUDI KASUS TAHUN 2020-2024) | |
| PENGARANG | : | RIVA SEVI ARYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-31 |
Fenomena pulau panas perkotaan (UHI) adalah masalah lingkungan.
daerah perkotaan ditandai dengan peningkatan suhu permukaan karena dominasi wilayah tersebut.
Ruang terbuka hijau yang terbangun dan terbatas (RTH). Kota Banjarmasin sebagai sebuah kota
yang berkembang pesat ini berpotensi mengalami peningkatan intensitas UHI (Urban Heat Island), hingga
Diperlukan analisis terkait distribusi UHI dan hubungannya dengan RTH. Penelitian
Tujuan dari analisis ini adalah untuk menganalisis distribusi UHI (Urban Heat Island) dan RTH (Responsive Threshold), serta merumuskan strategi.
Pengembangan RTH di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah metode campuran.
metode, melalui analisis spasial dan analisis SWOT. Analisis overlay digunakan untuk
Mengidentifikasi hubungan spasial antara UHI dan RTH, sementara analisis SWOT
Melalui matriks IFAS dan EFAS yang digunakan untuk menentukan strategi ekspansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UHI (Urban Heat Island) terkonsentrasi di area tersebut.
dikembangkan dengan proporsi RTH yang rendah, sementara wilayah dengan RTH yang lebih baik
memiliki suhu permukaan yang lebih rendah. Namun, distribusi RTH belum didasarkan pada hal tersebut.
kondisi termal sehingga fungsi mitigasi belum optimal. Hasil SWOT menunjukkan
posisi di Kuadran I, yang menunjukkan strategi agresif melalui optimasi
kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal dalam pengembangan RTH
berdasarkan kondisi termal.
Kata kunci: Pulau Panas Perkotaan, Ruang Terbuka Hijau, Analisis Spasial, SWOT, Kota
Banjarmasin
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI