DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PARTISIPASI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:NANY SRIULAN NOOR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-31


ABSTRAK

Nany Sriulan Noor. 2026. Partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Yudi Ferrianta, S.P., M.P; Dr. Hafiziannor, S.Hut., M.P; dan Prof. Dr. Emmy Lilimantik, S.Pi., M.P

 

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada belum optimalnya partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kecamatan Banjarmasin Utara yang ditunjukkan oleh rendahnya keterlibatan anggota dalam pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah meskipun telah tersedia berbagai fasilitas pengelolaan sampah, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis partisipasi KWT dalam pengelolaan sampah rumah tangga beserta faktor-faktor yang memengaruhinya.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan populasi sebanyak 267 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Banjarmasin Utara dengan sampel 43 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pengelolaan sampah rumah tangga masih berada pada kategori sedang. Secara simultan, pengetahuan, motivasi, kesadaran lingkungan, sarana dan prasarana, kepemimpinan kelompok, serta dukungan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap partisipasi KWT, sedangkan secara parsial hanya pengetahuan yang tidak berpengaruh signifikan. Variabel yang paling dominan memengaruhi partisipasi KWT adalah dukungan pemerintah (Beta = 1,154).

Pemerintah, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), masyarakat, dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat bersinergi dalam meningkatkan partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui penguatan dukungan, pendampingan, keterlibatan masyarakat, serta pengembangan penelitian guna mewujudkan pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Partisipasi, Kelompok Wanita Tani, Pengelolaan Sampah 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI