DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI TOKSISITAS EKSTRAK JAHE PUTIH KECIL TERHADAP SEL FIBROBLAS BHK-21 SECARA IN VITRO
PENGARANG:R OBIANSYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


Latar Belakang: Denture stomatitis adalah peradangan pada mukosa mulut penyangga gigi tiruan yang disebabkan jamur Candida albicans. Kontaminasi jamur Candida albicans dapat dicegahdengan cara merendam gigi tiruan ke dalam larutan denture cleanser. Bahan alternatif yang dapat digunabakn sebagai denture cleanser salah satunya rimpang jahe putih kecil (Zingiber officinale var. Amarum). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ekstrak jahe putih kecil (Zingiber officinale var. Amarum) bersifat toksisitas terhadap sel fibroblas BHK-21 menggunakan metode MTT assay. Metode: Penelitian ini dilakukan pada 7 kelompok. Lima kelompok merupakan perlakuan menggunakan ekstrak jahe putih kecil konsentrasi 30%, 40%, 50%, 60%, 70%serta 2 kelompok kontrol yaitu kontrol media dan kontrol sel. Absorbansi dibaca menggunakan ELISA reader dan dihitung viabilitas sel. Hasil Penelitian: Persentase sel hidup semua kelompok perlakuan ekstrak jahe putih kecil adalah 100%. Analisis parametrik One Way Annova menunjukkan p=0,498 (p>0,05) Kesimpulan: Ekstrak jahe putih kecil (Zingiber officinale var. Amarum) tidak bersifat toksisitas terhadap sel fibroblas BHK-21 dengan menggunakan metode MTT Assay karena viabilitas sel pada setiap semua konsentrasi setelah diberi perlakuan 60%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI