DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BEBEK (AKBAR) PADA EKOWISATA RUMAH LIMBAH BONKLA BORNEO DI KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | HANIFAH SALSABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-03 |
ABSTRAK:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dihadapi pihak pengelola dalam pemasaran Bebek Akbar di Kota Banjarbaru dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan di Bebek Akbar di kota Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan di Bebek Akbar pada Ekowisata Rumah Limbah Bonkla Borneo Jalan Kebun Karet, Gang Jolali Ujung, RT 018, RW 007, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari2026 sampai dengan Juni 2026 dimulai dari penyusunan proposal, pengumpulan data, pengolahan data, hingga penulisan laporan hasil penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan accidental sampling. Responden terdiri dari Ibu dan Bapak pemilik Bebek Akbar, Pihak CSR PLN, dan 18 konsumen Bebek Akbar. Untuk menjawab tujuan penelitian yang pertama yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif. Untuk dapat menjawab tujuan penelitian yang kedua yaitu dengan menggunakan matriks IFE, matriks EFE, matriks IE, dan matriks SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan faktor internal yang mempengaruhi strategi pemasaran Bebek Akbar adalah produk berbasis ramah lingkungan, produk yang lebih aman dan sehat, tidak bergantung pada harga pakan di pasaran, memiliki legalitas usaha dan sertifikasi halal, lokasi UMKM yang strategis, serta biaya produksi yang rendah. Adapun kelemahan usaha terletak pada sistem penjualan pre-order, waktu panen bebek yang lebih lama, belum memaksimalkan pemanfaatan media sosial, serta teknologi yang sederhana dalam pengelolaan produk.
Dari sisi eksternal, peluang usaha berasal dari bantuan program CSR PLN, meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pangan yang sehat dan aman dikonsumsi, produk bebek dengan pakan organik masih jarang dikembangkan, potensi masuk ke minimarket dan supermarket, serta tingginya permintaan pasar terhadap olahan bebek. Sementara itu, ancaman yang dihadapi usaha meliputi persaingan dengan produk olahan bebek sejenis, adanya produk substitusi dengan harga yang lebih terjangkau, kualitas bibit yang tidak unggul, rentan terhadap risiko penyakit tetelo dan kepala bengkak, serta terbatasnya ketersediaan bibit unggul dari BPTU Tambang Ulang.
Strategi pemasaran pada Bebek Akbar berada pada sel IV atau Growth and Build (tumbuh dan kembangkan). Posisi ini menunjukkan bahwa usaha memiliki potensi untuk berkembang dan memperluas pasar dengan memanfaatkan kekuatan serta peluang yang dimiliki. Kekuatan utama Bebek Akbar adalah produk bebek lebih aman dan sehat dengan skor tertinggi sebesar 0,44, sedangkan kelemahan utama adalah belum memaksimalkan pemanfaatan media sosial dan teknologi yang masih sederhana dalam pengelolaan produk dengan skor 0,11. Dari sisi eksternal, strategi pemasaran dipengaruhi oleh peluang dan ancaman. Peluang utama Bebek Akbar adalah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pangan yang sehat dan aman dikonsumsi dengan skor 0,36, sementara itu, ancaman utama yang dihadapi adalah terbatasnya ketersediaan bibit unggul dari BPTU Tambang Ulang dengan skor 0,19.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI