DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Fortifkasi Tepung Tulang Ikan Gabus (Channa striata) Terhadap Kandungan Kalsium dan Nilai Organolptik pada Kue pukis | |
| PENGARANG | : | ALFI NOR AZIZA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-03 |
Nilai gizi kue pukis, sebagai jajanan tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, secara umum masih didominasi oleh karbohidrat dan gula, sementara kontribusi mineral, terutama kalsium, tergolong minim. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung tulang ikan gabus (Channa striata) terhadap kandungan kalsium dan mutu organoleptik kue pukis, sekaligus menetapkan taraf fortifikasi yang paling sesuai. Rancangan Acak Lengkap (RAL) diterapkan dengan empat taraf konsentrasi fortifikasi, yaitu 0% (O/kontrol), 2% (A), 4% (B), dan 6% (C), yang masing-masing diulang tiga kali. Kandungan kalsium ditetapkan melalui metode Spektrofotometri Serapan Atom (AAS) berdasarkan SNI 06-6989.56-2005, sedangkan daya terima produk dievaluasi melalui uji hedonik oleh 20 panelis semi terlatih terhadap enam atribut, yaitu kenampakan, warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan, yang datanya diolah menggunakan Uji Tanda. Diperoleh hasil bahwa taraf fortifikasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan kalsium produk, dengan pola peningkatan yang searah dengan penambahan konsentrasi tepung tulang ikan gabus, yaitu dari 0,18 mg/100g pada kontrol hingga mencapai 0,30 mg/100g pada taraf 6%. Pola yang berlawanan teramati pada tingkat kesukaan keseluruhan panelis, yang cenderung menurun dari 4,30 pada kontrol dan taraf 2% menjadi 3,80 pada taraf 6%. Taraf fortifikasi 2% (Perlakuan A) ditetapkan sebagai konsentrasi yang paling optimal, karena kandungan kalsiumnya meningkat nyata dibandingkan kontrol tanpa disertai penurunan mutu organoleptik yang berarti.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI