DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PEMBERIAN KRIM EKSTRAK METANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS DAN JUMLAH MELANOSIT KULIT MENCIT YANG DIPAPARKAN SINAR UVB
PENGARANG:NOOR RAIHANATUL JANNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


Paparan sinar UVB mengakibatkan terjadinya hiperplasia yang ditandai dengan penebalan lapisanepidermis dan juga mengakibatkan terjadinya kelainan hiperpigmentasi yang ditandai dengan peningkatan jumlah melanosit. Ekstrak metanol kulit bawang merah mengandung senyawa kimia flavonoid yang berpotensi sebagai tabir surya karena adanya sistem kromofor dan gugus auksokrom yang mampu menyerap sinar UV.Tujuan penelitian ini ialah menentukan pengaruh pemberian krim ekstrak metanol kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap ketebalan epidermis dan jumlah melanosit kulit mencit yang dipaparkan sinar UVB.Subjek penelitian ialah 24 ekor mencit betina galur Balb/c  yang terbagi menjadi kelompok kontrol tanpa perlakuan, kelompok kontrol radiasi  yang hanya dipaparkan sinar UVB 6 menit setiap harinya selama 3 hari, kelompok yang diberikan basis dan kelompok yang diberikan krim ekstrak metanol kulit bawang merah dengan pemberian sinar UVB yang sama. Hasil analisis menunjukkan penurunan ketebalan epidermis dan jumlah melanosit yang signifikan (p<0,05) antara kelompok kontrol radiasi dengan kelompok yang diberikan krim ekstrak metanol kulit bawang merah yaitu 1,34 kalinya untuk ketebalan epidermis dan 0,86 kalinya untuk jumlah melanosit. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian krim ekstrak metanol kulit bawang merah dapat memberikan efek proteksi terhadap paparan sinar UVB ditinjau dari ketebalan epidermis dan jumlah melanosit.

 

 

Kata kunci : Krim ekstrak metanol kulit bawang merah, penebalan epidermis, jumlah melanosit, sinar UVB

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI