DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERSEPSI MASYARAKAT BANTARAN SUNGAI PEKAPURAN TERHADAP PEMANFAATAN AIR SUNGAI SELAKU SUMBER AIR BERSIH UNTUK KONSUMSI RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PEKAPURAN RAYA
PENGARANG:IKA SUCI SAVITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-10


Ika Suci Savitri, 2010416220001, 2026, “Persepsi Masyarakat Bantaran Sungai Pekapuran Terhadap Pemanfaatan Air Sungai Selaku Sumber Air Bersih Untuk Konsumsi Rumah Tangga Di Kelurahan Pekapuran Raya”,  Pembimbing Muhammad Efendi.

          Meskipun sungai merupakan bagian vital dalam kehidupan masyarakat, kondisi Sungai Pekapuran saat ini mengalami pencemaran yang cukup serius. Aktivitas domestik dan pembuangan limbah menyebabkan penurunan kualitas air, sehingga memengaruhi persepsi masyarakat bantaran sungai terhadap pemanfaatan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.Oleh karena, itu pemahaman terhadap kondisi sungai dan persepsi masyarakat menjadi aspek penting dalam upaya pengelolaan sektor fluid yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat di bantaran Sungai Pekapuran terhadap pemanfaatan air sungai selaku konsumsi rumah tangga.

          Ruang lingkup pada kajian ini ialah Sungai Pekapuran di Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin. Kajian ini berfokus pada pemanfaatan air sungai selaku sumber air bersih untuk konsumsi rumah tangga. Metode yang digunakan ialah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden.

          Hasil penelitian menunjukkan pada persepsi kualitas dan keamanan air sungai pada kategori buruk, penggunaan air sungai pada kategori buruk, dampak terhadap kesehatan pada kategori sedang, aspek ekonomi dan sosial pada kategori baik, dan lingkungan pada kategori baik. Kesimpulan penelitian ini secara keseluruhan, masyarakat bantaran Sungai Pekapuran memiliki persepsi yang cenderung negatif terhadap kualitas, dan penggunaan air sungai, menunjukkan adanya pencemaran. manfaat ekonomi-sosial dari air sungai menunjukkan nilai baik, menggambarkan bahwa meskipun kualitas air sungai tercemar, masyarakat bantaran Sungai Pekapuran masih sangat bergantung pada sungai. Sungai tetap menjadi faktor penting dalam interaksi sosial dan menjadi sumber yang membantu mengurangi beban ekonomi rumah tangga. Kesadaran terhadap dampak kesehatan berada pada tingkat sedang, menandakan perlunya peningkatan edukasi terkait risiko konsumsi air sungai tercemar. Sementara itu, kesadaran lingkungan sudah terbentuk, namun belum sepenuhnya mendorong perubahan perilaku. Temuan ini menegaskan pentingnya tindakan dari pemerintah dan edukasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan sungai dan perilaku pemanfaatannya secara aman dan berkelanjutan.

Kata kunci: ekosistem riparian, mutu hidrologis, konsumsi domestik, persepsi komunal, sungai pekapuran

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI