DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL, FRAKSI N-HEKSAN DAN FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH MUNDAR (Garcinia forbesii) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Propionibacterium acne, Escherichia coli, DAN Pseudomonas aeruginosa | |
| PENGARANG | : | DIYAH ANGGRAENI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-16 |
Garcinia forbesiimerupakan buah khas Kalimantan Selatanyang masih satu kerabat dengan manggis, secara tradisional digunakan oleh masyarakat sebagaipengobatan dan kosmetik. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan aktivitas antibakteri ekstrak etanol, fraksin-heksan dan fraksi etil asetat kulit buah G. forbesii terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Propionibacterium acne, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa berdasarkan nilai diameter zona hambat dan menentukan konsentrasi hambatan minimum (KHM) serta konsentrasi bunuh minimum (KBM). Ektraksi kulit buah G. forbesii menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, dan fraksinasi dilakukan menggunakan fraksinasi cair-cair dengan pelarut n-heksan dan etil asetat. Uji aktivitas antibakteri pada diameter zona hambat dilakukan dengan menggunakan paper disc. Pengujian dilanjutkanpada uji KHM dan KBM pada konsentrasi 1,5%, 1,25%, 1%, 0,75%, dan 0,5%. Pengujian KHM dilakukan dengan metode mikrodilusi, sedangkan KBM menggunakan metode streak plate. Hasil penelitian diperoleh diameter zona hambat ekstrak etanol kulit buah G. forbesii terhadap bakteri S. aureus, P. acne, E. coli, dan P.aeruginosa sebesar 2,16±0,983 mm, 2,75±1,405 mm, 2±0,836 mm, dan 5,58±3,200 mm, pada fraksi n-heksan sebesar 2,08±0,664 mm, 4,08±0,664 mm, 6,75±2,564 mm, dan 2,83±1,169 mm, pada fraksi etil asetat sebesar 5,08±1,020 mm, 14,33±3,326 mm, 6,75±2,444 mm, dan 10,33±1,402 mm. Nilai KHM dan KBM fraksi n-heksan terhadap bakteri P. acne dan E. coli adalah 1,5%. Nilai KHM fraksi etil asetat terhadap bakteri P.acne adalah 1% dan nilai KBM 1,5%, nilai KHM dan KBMterhadap bakteri P. aeruginosa adalah 1,5%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat kulit buah G. forbesii memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap bakteri P. acne dan P. aeruginosa berdasarkan nilai diameter zona hambat, KHM, dan KBM.
Kata Kunci : G. forbesii, antibakteri, S. aureus, P. acne, E. coli, P. aeruginosa, diameter zona hambat, KHM, KBM.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI