DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PENGARUH FLUKTUASI PENJUALAN ALAT BERAT TERHADAP BEBAN PAJAK PENGHASILAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK TAHUN 2010 - 2024
PENGARANG:ANDI REFKY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-12


ABSTRACT

This research investigates how fluctuations in heavy equipment sales affect corporate income tax expense at PT Hexindo Adiperkasa Tbk over the 2010–2024 period. The heavy equipment distribution sector exhibits pronounced volatility owing to its close linkage with macroeconomic dynamics, especially activity levels in the mining and construction industries. A quantitative research design was adopted, with secondary data drawn from annual financial reports of the company as disclosed through the Indonesia Stock Exchange (IDX). Prior to regression estimation, the differencing technique was applied to overcome autocorrelation problems commonly encountered in time series datasets. Classical assumption diagnostics—covering normality (Shapiro-Wilk), heteroscedasticity (Glejser), multicollinearity (VIF), and autocorrelation (Durbin-Watson)—were all satisfied after differencing. Empirical findings reveal that sales fluctuation exerts a statistically significant yet negative impact on income tax expense, with a regression coefficient of -79.089 and a p-value of 0.049. The coefficient of determination (R²) of 0.308 indicates that 30.8% of income tax expense variability is accounted for by sales fluctuations, while the remaining 69.2% is driven by other determinants such as operational expenditures, fiscal earnings, fiscal loss carryforwards, fixed asset depreciation, and corporate tax management strategies. These results imply that a company's income tax burden is shaped not only by revenue performance, but equally by the efficiency of fiscally deductible cost management and tax planning decisions.

Keywords: Income Tax Expense, Sales Fluctuation, Heavy Equipment Industry, Tax Planning, Time Series Analysis

 

ABSTRAK

Studi ini bertujuan menganalisis dampak fluktuasi penjualan alat berat terhadap beban pajak penghasilan badan PT Hexindo Adiperkasa Tbk sepanjang periode 2010–2024. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor distribusi alat berat, kinerja usahanya sangat rentan terhadap dinamika ekonomi makro, terutama kondisi sektor pertambangan dan konstruksi sebagai basis permintaan utama. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif, memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tersedia melalui Bursa Efek Indonesia. Guna mengatasi permasalahan autokorelasi yang kerap ditemui pada data runtut waktu, diterapkan teknik differencing sebelum dilakukan analisis regresi linier sederhana. Uji asumsi klasik mencakup uji normalitas (Shapiro-Wilk), heteroskedastisitas (Glejser), multikolinieritas (VIF), dan autokorelasi (Durbin-Watson). Hasil pengujian menunjukkan bahwa fluktuasi penjualan terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap beban pajak penghasilan, namun dengan arah hubungan yang negatif, ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar -79,089 dan nilai signifikansi 0,049. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,308 mengungkapkan bahwa fluktuasi penjualan mampu menerangkan 30,8% variasi beban pajak penghasilan, sementara 69,2% sisanya dipengaruhi variabel di luar model seperti biaya operasional, laba fiskal, kompensasi kerugian fiskal, penyusutan aset tetap, dan kebijakan tax planning perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa kewajiban perpajakan korporasi tidak semata ditentukan oleh capaian penjualan, melainkan juga sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya yang dapat dikurangkan secara fiskal serta efektivitas perencanaan pajak yang diterapkan.

Kata Kunci: Beban Pajak Penghasilan, Fluktuasi Penjualan, Industri Alat Berat, Perencanaan Pajak, Analisis Time Series

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI