DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMODELAN DAN OPTIMASI DOSIS POLYALUMINUM CHLORIDE BERBASIS DATA OPERASIONAL JAR TEST MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) SERTA ANALISIS EFISIENSI BIAYA DI SPAM REGIONAL BANJARBAKULA
PENGARANG:MUNA LISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-14


Muna Lisa. 2026. Pemodelan dan Optimasi Dosis Polyaluminium Chloride (PAC) Berbasis Data Operasional Jar Test Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) serta Analisis Efisiensi Biaya di SPAM Regional Banjarbakula. Pembimbing: Prof. Dr. Agus Mirwan, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Dr. Drs. Rahmat Yunus, M.Si., dan Utami Irawati, S.Si., M.ES., Ph.D.

 

SPAM Regional Banjarbakula menggunakan air permukaan sebagai sumber air baku dengan karakteristik yang dipengaruhi kondisi hidrologi. Perubahan kekeruhan air baku menyebabkan kebutuhan dosis Polyaluminium Chloride (PAC) bervariasi sesuai kondisi operasi. Data operasional Jar Test yang digunakan sebagai dasar penentuan dosis PAC belum dimanfaatkan secara optimal untuk membangun model empiris dan mengevaluasi efisiensi biaya penggunaan koagulan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dosis PAC terhadap respons kekeruhan berdasarkan data operasional Jar Test, membangun model empiris menggunakan Response Surface Methodology (RSM), serta mengevaluasi potensi efisiensi biaya penggunaan PAC di SPAM Regional Banjarbakula. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif observasional retrospektif dengan memanfaatkan data sekunder operasional Jar Test periode Januari–Desember 2024. Data meliputi dosis PAC, kekeruhan, pH, suhu, dan periode pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan RSM melalui perangkat lunak Design-Expert® versi 13. Evaluasi model dilakukan menggunakan ANOVA dan analisis optimasi RSM, sedangkan efisiensi biaya dianalisis dengan membandingkan dosis operasional terhadap dosis hasil optimasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis PAC berpengaruh signifikan terhadap respons kekeruhan dalam model empiris yang dikembangkan (p-value < 0,0001). Nilai Lack of Fit yang tidak signifikan menunjukkan bahwa model mampu merepresentasikan hubungan pada data operasional. Optimasi menghasilkan dosis PAC sebesar 23,911 ppm untuk periode Januari–Juni dengan nilai desirability 0,937, serta 20,865 ppm untuk periode Juli–Desember dengan nilai desirability 0,924. Dosis PAC operasional berada pada kisaran 20–30 ppm dengan rata-rata 26,4 ppm, sehingga dosis hasil optimasi tetap berada dalam rentang operasional dan berpotensi menurunkan penggunaan PAC. Analisis efisiensi biaya menunjukkan potensi penghematan sebesar 9,43% pada periode Januari–Juni dan 20,97% pada periode Juli–Desember dibandingkan kondisi operasional eksisting.

Penelitian ini menghasilkan model empiris berbasis data operasional Jar Test sebagai dasar rekomendasi penentuan dosis PAC di SPAM Regional Banjarbakula. Model tersebut mendukung pengambilan keputusan penggunaan koagulan yang lebih efisien sesuai karakteristik air baku. Penerapan model masih memerlukan validasi prospektif melalui confirmatory Jar Test atau pengujian independen sebelum digunakan sebagai acuan operasional.

 

Kata Kunci: PAC, Jar Test, RSM, optimasi dosis, efisiensi biaya, SPAM Regional Banjarbakula.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI