DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT YANG DIMANFAATKAN OLEH MASYARAKAT DAYAK BAKUMPAI DI DESA LEPASAN KECAMATAN BAKUMPAI KABUPATEN BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:SIYAH GINA AMANDASARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-15


Pengetahuan lokal masyarakat Dayak Bakumpai yang berlokasi di Desa Lepasan, masih melestarikan penggunaan tanaman herbal sebagai sarana pengobatan tradisional. Warisan kearifan lokal ini diturunkan secara turun-temurun antar-generasi, sehingga mendokumentasikannya secara tersetruktur dan terencana menjadi sangat krusial. Melalui wawancara bersama informan kunci, studi ini mencatat data taksonomi tumbuhan, organ yang dimanfaatkan, teknik pengolahan, hingga khasiat medis yang dirasakan. Penelitian ini menerapkan metode deskrsiptif kualitatif melalui wawancara semi-struktur serta penyebaran kuesioner. Pengambilan sampel informan kunci (batra) dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman pengobatan herbal, pengakuan keahlian oleh warga sekitar, dan ketersedian menjadi narasumber. Penelusuran informan dilakukan secara bertahap melalui rekomendasi hingga diperoleh lima informan yang memberikan keterangan relatif konsisten mengenai jenis tumbuhan, bagian yang digunakan, manfaat, dan cara pemanfaatannya. Pengumpulan data dihentikan setelah informasi yang diperoleh mencapai kejenuhan. Berdasarkan keterangan lima informan, terdapat 24 jenis tumbuhan yang dilaporkan digunakan sebagai obat tradisional. Tumbuhan tersebut mencakup enam kelompok habitus, yaitu herba (33,33%), semak (25%), perdu (20,83%), pohon (12,50%), liana (4,16%), dan palma (4,16%). Daun merupakan bagian yang paling sering dilaporkan digunakan (44,82%), kemudian akar (17,24%), buah (13,78%), batang (10,34%), kulit buah (3,44%), dan bunga (3,44%). Cara pemanfaatan yang dominan adalah diminum (55,55%), diikuti dioleskan (18,51%), dimakan (11,11%), ditempel/dilekatkan (11,11%), serta disiramkan (3,70%). Tumbuhan tersebut dilaporkan digunakan untuk berbagai keluhan, antara lain demam, hipertensi, rematik, diabetes, luka, penyakit kulit, diare, kolesterol, batu ginjal, dan pemulihan pascaoperasi. Hasil ini menggambarkan pengetahuan yang dimiliki lima informan kunci di Desa Lepasan dan tidak dimaksudkan untuk mewakili seluruh masyarakat Dayak Bakumpai. Dokumentasi tersebut dapat menjadi dasar bagi pelestarian pengetahuan etnobotani lokal serta penelitian lanjutan mengenai pemanfaatan dan konservasi tumbuhan obat.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI