DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA LEBAH MADU KELULUT (SUNSHINE) DI KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
PENGARANG:NISRINA NAZHIFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-15


Tujuandari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan non-finansial usaha budidaya lebah madu kelulut Sunshine yang meliputi aspek pasar, teknis, manajemen dan hukum, sosial, dan lingkungan, serta menganalisis kelayakan finansial berdasarkan perhitunganNet Present Value(NPV),Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio),Internal Rate of Return(IRR), danPayback Period(PP). Penelitian ini dilakukan di Desa Angkinang, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan pada bulan November 2025 hingga Juni 2026.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dari data primer melalui wawancara langsung dan observasi di lokasi usaha, serta data sekunder dari dokumen perusahaan dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menilai aspek non-finansial (pasar, teknis, manajemen & hukum, sosial, dan lingkungan) dan aspek finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP) dengan tingkat diskonto 6%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara non-finansial usaha Sunshine dinyatakan layak dari seluruh aspek yang dianalisis. Aspek pasar memiliki segmentasi yang jelas dengan target utama pada wilayah regional (Martapura, Banjarbaru, Banjarmasin), konsumen berusia 25–60 tahun berpenghasilan menengah ke atas dengan gaya hidup sehat, produk bervariasi, serta distribusi dan promosi yang strategis, meskipun pangsa pasar nasional masih rendah (12,64%) dan TikTok Shop belum optimal. Aspek teknis layak dengan lokasi strategis, teknologi sederhana, produksi 690 liter/tahun dari 60 stup. Aspek manajemen dan hukum layak dengan struktur organisasi yang jelas dan legalitas NIB serta Sertifikat Halal, namun belum memiliki NKV dan PSAH. Aspek sosial layak dengan penerimaan positif masyarakat, namun penyerapan tenaga kerja masih terbatas. Aspek lingkungan layak karena dikelola secara ramah lingkungan.

 

Secara finansial, usaha Sunshine dinyatakan layak dengan hasil NPV sebesar Rp 434.717.781 (positif), Net B/C Ratio sebesar 2,86 (>0), IRR sebesar 61,58% (>6%), dan Payback Period selama 1,5 tahun (< 5 tahun). Berdasarkan seluruh kriteria tersebut, usaha budidaya lebah madu kelulut Sunshine di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI