DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL PADA PRODUK TEMPE PAK KASTURI | |
| PENGARANG | : | TRIYANA NOVI ANGESTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-17 |
ABSTRAK
Triyana Novi Angesti (2026). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi untuk Menentukan Harga Jual pada Usaha Tempe Pak Kasturi. Pembimbing: Ibu Rusma Nailiah.
Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan usaha karena menjadi dasar dalam penentuan harga jual dan perhitungan keuntungan. Perhitungan HPP yang tidak dilakukan secara lengkap dapat mengakibatkan penetapan harga jual yang kurang tepat sehingga memengaruhi laba yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Harga Pokok Produksi menggunakan metode Full Costing sebagai dasar penentuan harga jual pada Usaha Tempe Pak Kasturi serta membandingkannya dengan perhitungan yang selama ini diterapkan oleh pemilik usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta data biaya produksi yang terdiri atas biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan harga jual pada Usaha Tempe Pak Kasturi masih dilakukan berdasarkan perkiraan biaya dan mengikuti harga pasar sehingga belum memperhitungkan seluruh unsur biaya produksi secara lengkap. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Full Costing, total biaya produksi sebesar Rp25.071.665 per bulan yang terdiri atas biaya bahan baku sebesar Rp23.850.000, biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp900.000, dan biaya overhead pabrik sebesar Rp321.665. Perhitungan tersebut menghasilkan Harga Pokok Produksi sebesar Rp2.571 per bungkus. Selanjutnya, berdasarkan metode Cost Plus Pricing dengan margin laba sebesar 30%, diperoleh harga jual sebesar Rp3.500 per bungkus, sedangkan harga jual yang diterapkan oleh usaha sebesar Rp5.000 per bungkus. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa harga jual yang diterapkan usaha masih berada di atas harga jual hasil perhitungan. Penerapan metode Full Costing menghasilkan informasi biaya yang lebih lengkap dan akurat karena memperhitungkan seluruh unsur biaya produksi, sehingga dapat dijadikan dasar dalam menentukan harga jual, mengendalikan biaya produksi, mengetahui besarnya keuntungan usaha, dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih tepat.
Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Cost Plus Pricing, Harga Jual, Usaha Tempe.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI