DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KANDUNGAN SENYAWA METABOLIT DALAM EKSTRASI BABANDOTAN (Ageratum conyzoides L.)
PENGARANG:NIKEN CRISTIORINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-18


Babandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan gulma yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pestisida nabati karena mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak babandotan melalui proses ekstraksi dan skrining fitokimia. Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2023 di Laboratorium Kimia dan Industri Lingkungan, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, serta Laboratorium Dasar FMIPA, Universitas Lambung Mangkurat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel babandotan yang meliputi akar, batang, daun, dan bunga dikeringanginkan, dihaluskan, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya diuji secara kualitatif untuk mengidentifikasi kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, dan tanin berdasarkan perubahan warna atau pembentukan buih. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol babandotan positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan tanin, sedangkan senyawa triterpenoid tidak terdeteksi. Kandungan senyawa metabolit sekunder tersebut menunjukkan potensi babandotan sebagai bahan pestisida nabati yang mendukung pengendalian hama secara ramah lingkungan. Namun, penelitian ini belum menentukan kadar masing-masing senyawa secara kuantitatif maupun menguji efektivitas ekstrak terhadap hama tanaman. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI