DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PENGHINDARAN EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) MELALUI PENGOMPOSAN LIMBAH ORGANIK DAN POTENSI NILAI EKONOMI: STUDI KASUS DI PT. SEBAMBAN AGUNG MANDIRI
PENGARANG:EKO AJI MUSTIKO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-22


Transformasi limbah organik dari sektor kehutanan dan agroindustri menjadi sumber  daya  rendah  karbon  merupakan  strategi  penting  dalam  mendukung dekarbonisasi  dan  pembangunan  berkelanjutan.  Penelitian  ini  bertujuan menganalisis  kandungan  karbon  organik  dan  pelepasan  karbon  dioksida  (CO?) limbah  veneer,  tandan  kosong  kelapa  sawit  (TKKS),  dan  solid  decanter, mengestimasi reduksi emisi melalui pengomposan, serta menganalisis potensi nilai ekonominya.  Metode  meliputi  uji  karbon  organik  (Walkley  and  Black),  uji pelepasan  CO?  (SNI  19-7117.11-2005),  proyeksi  emisi  berbasis  metodologi UNFCCC  AMS-III.F  (Avoidance  of  Methane  Emissions  through  Composting) Version 12.0, serta analisis finansial industri pengkomposan. Hasil uji laboratorium menunjukkan limbah veneer memiliki kandungan karbon organik tertinggi sebesar 29,06% dengan pelepasan CO? sebesar 7.000 ppm dan emission factor (EF) sebesar 1,0462 tCO?e, melampaui TKKS  sebesar 15,00% (EF = 0,5400 tCO?e) dan solid decanter  sebesar  10,50%  (EF  =  0,3780  tCO?e)  dengan  pelepasan  CO?  masing- masing  1.000  ppm.  Implementasi  pengomposan  aerobik  memangkas  baseline emission dari 3.181,94 tCO?e/tahun menjadi 1.100,30 tCO?e/tahun, menghasilkan reduksi  emisi  sebesar  2.081,64  tCO?e/tahun  (65,42%),  dengan  total  kumulatif 20.816,35  tCO?e  selama  2025–2034.  Secara  ekonomi,  integrasi  nilai  kompos sebesar Rp29,59 miliar (91%) dan nilai ekonomi karbon sebesar Rp3,44 miliar (9%) membentuk  model  multiple  revenue  stream  dengan  total  nilai  ekonomi  aktual Rp33,02 miliar dan present value sebesar Rp20,23 miliar pada tingkat diskonto 10% selama  sepuluh  tahun.  Opportunity  cost  bernilai  negatif  mengindikasikan keunggulan  finansial  mutlak  skenario  pengomposan  atas  praktik  konvensional. Temuan  ini  membuktikan  pengomposan  limbah  organik  sebagai  solusi  strategis yang  mendukung  penghindaran  emisi  sekaligus  berkontribusi  pada  pencapaian SDG 13, SDG 12, dan SDG 8.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI