DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI ANYAMAN ROTAN KERANJANG BUAH PADA UMKM ANYAMAN ROTAN GALERI TRADISIONAL | |
| PENGARANG | : | ALVINA NOVIA NABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-19 |
Abstrak
Mengetahui seluruh pengeluaran yang dibutuhkan dalam proses pembuatan suatu barang sangat penting dalam menjalankan usaha. Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam melakukan pengelolaan dan mengambil keputusan dalam kegiatan usaha karena memberikan informasi biaya produksi secara akurat sebagai dasar dalam penetapan harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga pokok produksi anyaman rotan keranjang buah serta mengidentifikasi komponen biaya yang membentuk harga pokok produksi pada UMKM Anyaman Rotan Galeri Tradisional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah produk keranjang buah ukuran D15 dan D25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi dihitung berdasarkan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Biaya overhead pabrik meliputi biaya listrik, depresiasi aset produksi, dan biaya sewa tempat produksi. Berdasarkan hasil perhitungan periode produksi Maret 2026, harga pokok produksi keranjang buah ukuran D15 sebesar Rp. 2.772 per unit sedangkan ukuran D25 sebesar Rp. 6.272 per unit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelompokan seluruh komponen Perhitungan biaya yang dikeluarkan selama proses pembuatan produk secara tepat dapat memberikan gambaran mengenai seluruh pengeluaran yang timbul sejak proses pengolahan dimulai hingga produk selesai dibuat lebih akurat sehingga dapat dijadikan dasar dalam penetapan harga jual, pengendalian biaya, dan pengambilan keputusan pada UMKM Anyaman Rotan Galeri Tradisional.
Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Biaya Produksi, Anyaman Rotan; Keranjang Buah, UMKM.
Abstract
Knowing the costs required to produce a product is very important in running a business. This information can be used as a basis for managing the business and making decisions related to its operations. This study aims to determine the produstion cost of woven rattan fruit baskets and to identify the cost components that constitute this cost at the Galeri Tradisional woven rattan MSME. The study employs a quantitative descriptive method, utilizing primary data obtained through observation, interviews, and documentation. The objects of the study are fruit baskets in sizes D15 and D25. The research results indicate that the cost of production is calculated based on ra material costs, direct labor costs, and factory overhead costs. Factory overhead costs include electricity expenses, depreciation of production assets, and production facility rental costs. Based on calculations for the March 2026 production period, the production cost for the D15-sized fruit basket is Rp. 2.772 per unit, while the D25-sized basket cost Rp. 6.272 per unit. This study concludes that the proper classification of all cost components and the accurate calculation of costs incurred during the product manufacturing process can provide more accurate information about the total costs required to produce a product. This information can then serve as a basis for determining selling prices, controlling costs, and supporting decision-makingat the Galeri Tradisional Rattan Weaving MSME.
Keywords: Cost of Goods Manufactured, Production Costs, Rattan Weaving; Fruit Basket, MSMEs.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI