DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DAN KEPATUHAN BEROBAT DENGAN KONVERSI PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:GUSTI DIAZ FERMANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit infeksi yang menyerang 

paru yang disebabkan oleh bakteri tahan asam (BTA) mycobacterium tuberculosa.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2017, kasus 

kejadian TB paru BTA positif di Kalimantan Selatan berjumlah 1.395 orang. 

Kasus tertinggi pada tahun 2017 berada di Banjarmasin Selatan yaitu di 

Puskesmas Pekauman dengan kejadian kasus penderita TB paru BTA Positif 

sebanyak 73 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara 

pengetahuan, sikap, pengawas menelan obat (PMO) dan kepatuhan berobat 

terhadap konversi tuberkulosis paru di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional 

analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah penderita 

TB paru yang ada diwilayah Puskesmas Pekauman yang berjumlah 1051 orang. 

Perhitungan sampel menggunakan rumus uji beda dua proporsi dengan jumlah 

sampel 58 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan 

menggunakan uji fisher exact dengan derajat kepercayaan 95%. Instrumen 

penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 

hubungan antara pengetahuan (p-value=0,020), sikap (p-value=0,013), pengawas 

menelan obat (PMO) (p-value=0,013) dan kepatuhan berobat (p-value=0,032)

dengan konversi pasien TB Paru di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI