DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Manajemen Laba, Financial Distress dan Profitabilitas terhadap Agresivitas Pajak dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Pertambangan Batubara yang Terdaftar di BEI Periode 2022-2024 | |
| PENGARANG | : | RUHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-25 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba,
financial distress, dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak dengan komite audit
sebagai variabel moderasi pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih
ditemukannya praktik agresivitas pajak serta adanya ketidakkonsistenan hasil
penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas pajak.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan
data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan
perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling
sehingga diperoleh 17 perusahaan dengan 51 observasi. Agresivitas pajak diukur
menggunakan Current Effective Tax Rate (Current ETR), manajemen laba
menggunakan Discretionary Accrual (Modified Jones Model), financial distress
menggunakan Altman Z-Score, profitabilitas menggunakan Return on Assets
(ROA), dan komite audit diukur berdasarkan frekuensi rapat komite audit. Analisis
data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Moderated
Regression Analysis (MRA) menggunakan aplikasi EViews.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah Common Effect
Model (CEM). Manajemen laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap
agresivitas pajak, sedangkan financial distress berpengaruh negatif dan signifikan.
Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Komite audit
terbukti memperlemah pengaruh manajemen laba terhadap agresivitas pajak dan
memperkuat pengaruh financial distress terhadap agresivitas pajak, namun tidak
mampu memoderasi pengaruh profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa
komite audit berperan dalam memoderasi hubungan antara manajemen laba dan
financial distress dengan agresivitas pajak, sehingga perusahaan perlu
mengoptimalkan fungsi komite audit untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan
kepatuhan perpajakan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI