DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA HUTAN MANGROVE BERBASIS MASYARAKAT
PENGARANG:VARADILLA PUTRI SASKIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-09-29


VARADILLA PUTRI SASKIA. 2026. “Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat” Skripsi, Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Ir. Muhammad Helmi, M.M. dan Dr. Abdi Fithria, S.Hut., M.P.

Kata kunci: Ekowisata Mangrove, Analytical Hierarchy Process, Analisis SWOT, Berbasis Masyarakat, Desa Sungai Bakau.

Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut berpotensi besar dikembangkan sebagai ekowisata mangrove berbasis masyarakat, namun pemanfaatannya masih terkendala rendahnya kesadaran ekonomi masyarakat, keterbatasan kapasitas pengelolaan, dan belum adanya arah strategi pengembangan yang terukur. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor prioritas pengembangan ekowisata mangrove berbasis masyarakat serta merumuskan strategi pengembangan berkelanjutan di Desa Sungai Bakau. Penelitian dilaksanakan Januari–Maret 2026 melibatkan 18 responden kunci yang dipilih secara purposive sampling, meliputi unsur pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), nelayan, dan petani. Data dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas kriteria dan alternatif strategi, serta Analisis SWOT untuk memetakan faktor internal-eksternal. Hasil AHP menunjukkan aspek ekologi menjadi prioritas utama (bobot 51,51%), diikuti sosial (23,19%), ekonomi (13,67%), serta aksesibilitas dan infrastruktur (11,62%). Alternatif strategi peningkatan kapasitas masyarakat menempati prioritas tertinggi (bobot global 43,38%). Analisis SWOT menempatkan posisi pengembangan pada titik (+0,30; +0,25), yaitu Kuadran I dengan rekomendasi Strategi Agresif (SO) berupa pemanfaatan kekuatan ekologis dan dukungan sosial untuk menangkap peluang eksternal. Strategi prioritas meliputi pengembangan paket wisata berbasis konservasi dan edukasi, penguatan kapasitas Pokdarwis melalui pelatihan terstruktur, serta optimalisasi promosi digital berbasis konten visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan ekowisata mangrove di Desa Sungai Bakau perlu dilakukan secara terintegrasi antara konservasi ekosistem, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi lokal.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI