DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KESEHATAN GALAM (Melaleuca cajuputi) DENGAN PENGATURAN JARAK TANAM DI DESA LOK RAWA | |
| PENGARANG | : | LINNI ATINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-09-30 |
Galam (Melaleuca cajuputi) merupakan jenis pohon pionir lahan basah/rawa yang bernilai ekonomi tinggi sebagai tiang pancang dan bahan bangunan, namun populasinya kian menyusut akibat eksploitasi yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan menganalisis persentase hidup, mortalitas, pertumbuhan (tinggi dan diameter), serta tingkat kesehatan galam pada berbagai perlakuan jarak tanam. Penelitian dilakukan di kawasan pinggir sungai Desa Lok Rawa mulai dari Maret hingga Juli 2026, menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 30 ulangan sehingga terdapat 120 tanaman tingkat pancang. Perlakuan terdiri atas J0 kontrol (Kondisi Alami), J1 dengan jarak tanam 11 m, J2 dengan jarak tanam 22 m, dan jarak tanam J3 33 m. Pengamatan dilakukan dengan mengukur parameter persentase hidup, mortalitas, pertambahan tinggi, pertambahan diameter, serta tingkat kesehatan tanaman (kategori sehat, kurang sehat, dan merana). Data pertumbuhan dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Beda Jarak Nyata Duncan (BJND). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase hidup tertinggi terdapat pada J0 (100%), diikuti J2 (87%), J3 (73%), dan J1 (60%). Pengaturan jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, dengan rata-rata tertinggi pada J2 (5,20 cm) dan J0 (5,12 cm), namun berpengaruh tidak nyata terhadap pertambahan diameter batang meskipun J2 memiliki rata-rata pertambahan diameter tertinggi secara deskriptif (3,07 mm). Berdasarkan aspek kesehatan tanaman, J0 memiliki persentase tanaman sehat tertinggi (83,34%), sedangkan pada perlakuan penanaman kembali, J2 menunjukkan kondisi kesehatan terbaik (66,67% sehat), diikuti J3 (46,67% sehat), dan J1 (16,67% sehat). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan jarak tanam 22 m merupakan jarak tanam terbaik untuk penanaman kembali galam di kawasan pinggir sungai karena menghasilkan persentase hidup, mortalitas, pertumbuhan tinggi, pertambahan diameter deskriptif, dan kesehatan tanaman yang paling optimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI