DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS EVIDENCE-BASED PRACTICE (EBP) MELALUI KOMBINASI PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION (PNF) DENGAN TEKNIK MASSAGE, DURASI DAN PENGATURAN TEKANAN UNTUK PEMULIHAN KELELAHAN MASYARAKAT DI KOTA MARTAPURA
PENGARANG:AHMAD MURJANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-05


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP), efektivitas kombinasi sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF), serta membandingkan efektivitas kedua intervensi terhadap pemulihan kelelahan masyarakat di Kota Martapura.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Two Group Observasi Awal–Observasi Akhir Design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 10 responden pada kelompok kombinasi yang memperoleh sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dengan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dan 10 responden pada kelompok yang memperoleh sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pemulihan kelelahan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi uji validitas Product Moment Pearson, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, serta analisis effect size menggunakan Cohen's d dan Hedges' g.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) efektif dalam meningkatkan pemulihan kelelahan masyarakat, yang ditunjukkan oleh adanya perbedaan yang signifikan antara observasi awal dan observasi akhir dengan kategori efek besar berdasarkan nilai effect size. Kombinasi sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) juga efektif dalam meningkatkan pemulihan kelelahan masyarakat serta menunjukkan kategori efek besar. Namun, hasil perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pemulihan kelelahan antara kelompok kombinasi dan kelompok sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP).

Disimpulkan bahwa sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) maupun kombinasi sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) sama-sama efektif dalam meningkatkan pemulihan kelelahan masyarakat di Kota Martapura. Meskipun kelompok kombinasi menunjukkan kecenderungan peningkatan pemulihan yang lebih tinggi, penambahan teknik Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) belum memberikan keunggulan yang signifikan dibandingkan penerapan sport massage berbasis Evidence-Based Practice (EBP) saja.

 

Kata Kunci: Massage, Evidence-Based Practice(EBP), Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF), Kombinasi, Kelelahan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI