DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS TUMBUHAN BAWAH DI BAWAH TEGAKAN SENGON (Paraserianthes falcataria) DI TH2TI BANJARBARU
PENGARANG:MARSYA ALYA FEBRIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-09


MARSYA ALYA FEBRIANA. 2026. “Analisis Tumbuhan Bawah di Bawah Tegakan Sengon (Paraserianthes falcataria) di TH2TI Banjarbaru”. Skripsi, Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Ir. Normela Rachmawati, M.P. dan Dina Naemah, S.Hut., M.P.

 

Kata kunci : Tumbuhan bawah, Sengon, Indeks Nilai Penting, Keanekaragaman, TH2TI Banjarbaru.

 

Tumbuhan bawah merupakan bagian dari vegetasi yang tumbuh di bawah tegakan dan memiliki peranan dalam menjaga kondisi lantai hutan, tetapi keberadaannya juga dapat menimbulkan persaingan dengan tanaman utama dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya, dan ruang tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, mengetahui nilai Indeks Nilai Penting (INP), dan mengetahui tingkat keanekaragaman tumbuhan bawah di bawah tegakan sengon (Paraserianthes falcataria) di TH2TI Banjarbaru. Penelitian dilakukan di Blok II TH2TI Banjarbaru menggunakan metode purposive sampling dengan 20 plot berukuran 1 m × 1 m. Data yang dikumpulkan berupa jenis dan jumlah rumpun tumbuhan bawah, kemudian dianalisis menggunakan kerapatan, frekuensi, INP, dan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 18 jenis tumbuhan bawah dengan total 1.031 rumpun. Jenis dengan INP tertinggi adalah ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum) sebesar 45,65%, sedangkan INP terendah terdapat pada karamunting (Melastoma malabathricum) sebesar 1,91%. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') sebesar 2,38 dan termasuk kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tumbuhan bawah di bawah tegakan sengon memiliki keanekaragaman yang cukup beragam, tetapi jumlah rumpun antarjenis belum merata karena terdapat beberapa jenis yang lebih dominan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI