DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UNSUR BUDAYA BANJAR DALAM AKUN ‘@PUSTAKABANJAR’ DI “INSTAGRAM”
PENGARANG:HUSNUL KHATIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-20


Perkembangan Instagram membuka peluang baru untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal di media digital. Namun, konten budaya yang ditampilkan di media sosial tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengandung makna yang perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur budaya Banjar dalam unggahan akun “@pustakabanjar” di Instagram serta menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos, berdasarkan teori semiotika Roland Barthes.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data berupa tangkapan layar unggahan akun “@pustakabanjar” di Instagram yang dipilih berdasarkan keterwakilan unsur budaya. Sumber data meliputi elemen visual, teks, dan takarir setiap unggahan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan observasi nonpartisipan, kemudian dianalisis menggunakan model semiotika Roland Barthes dan diklasifikasikan berdasarkan tujuh unsur budaya universal Koentjaraningrat.

Hasil penelitian menyimpulkan akun “@pustakabanjar” menampilkan ketujuh unsur kebudayaan universal, yaitu bahasa, sistem pengetahuan, sistem sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan sistem kesenian, dengan sistem religi sebagai unsur yang paling sering muncul. Pada tingkat denotasi, unggahan menampilkan elemen visual dan teks melalui ilustrasi bergaya kecerdasan buatan, foto dokumentasi, atau takarir penjelas. Pada tingkat konotasi, ditemukan empat pola, yaitu pelesarian budaya yang terancam, perempuan dan perannya sebagai penanda status sosial dan spiritual, perpaduan nilai Islam dengan kepercayaan lokal, serta bahasa dan humor sebagai penanda identitas sosial. Pada tingkat mitos, terdapat tiga pandangan, yaitu keislaman sebagai identitas kebanjaran, kearifan leluhur yang dianggap masih berguna masa kini, dan budaya lokal sebagai suatu yang perlu dijaga.

Kata kunci: semiotika Roland Barthes, unsur budaya, budaya Banjar, Instagram

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI