DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERENCANAAN SEQUENCE PENAMBANGAN TIMAH OFFSHORE BERDASARKAN LAJU KAPAL ISAP PRODUKSI DAN ULTIMATE PIT LIMIT DI PT TIMAH Tbk. PANGKALPINANG, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
PENGARANG:JOIN DOTI PAYUNG
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-10-20


Perencanaan sequence penambangan merupakan bagian penting dalam kegiatan penambangan timah offshore karena berkaitan dengan penentuan arah dan urutan penambangan, kemampuan alat produksi, jumlah cadangan yang dapat ditambang, serta ketercapaian target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Kapal Isap Produksi (KIP) sebagai dasar penyusunan sequence penambangan, menentukan ultimate pit limit, menyusun rancangan blok penambangan, serta mengevaluasi ketercapaian target produksi timah pada PT Timah Tbk. Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Optimasi pit dilakukan menggunakan algoritma Lerchs-Grossmann dengan mempertimbangkan parameter teknis dan ekonomi berupa blok model, cut-off grade, harga timah, mining cost, processing cost, selling cost, recovery, density, overall slope, revenue factor, dan jumlah nested pit shell.

Hasil optimasi menghasilkan empat alternatif pit shell dan pit shell 4 dipilih sebagai dasar penentuan ultimate pit limit. Ultimate pit limit memiliki luas sebesar 215.292,56 m² dengan estimasi cadangan sebesar 241,00 ton. Area penambangan dibagi menjadi 10 blok sebagai dasar penyusunan sequence penambangan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan KIP yang digunakan belum dapat memenuhi target produksi perusahaan sebesar 56,7 ton per triwulan. Dengan demikian, ketercapaian target produksi tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya cadangan, tetapi juga oleh kapasitas pemindahan material dan waktu operasi Kapal Isap Produksi.

Kata kunci: Kapal isap produksi, timah,  offshore mining, sequence penambangan, ultimate pit limit

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI