DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PROSPEK GAMBUT RAYA MENJADI DAERAH OTONOM
PENGARANG:Muhammad Azhar
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


ABSTRAK

 

Muhammad Azhar, D1B114033, 2019, Prospek Gambut Raya Menjadi Daerah Otonom Dibimbing oleh Sandra Bhakti Mafriana selaku dosen pembimbing I dan Gazali Rahman selaku dosen pembimbing II.

 

Pemekaran daerah merupakan suatu cara untuk mendapatkan hak berotonomi, dengan didapatkannya hak berotonomi, maka masyarakat lebih leluasa untuk melakukan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan bentuk geografis tiap-tiap daerahnya dan daerah dapat mengatur serta mengurus sendiri urusan pemerintahan dan  kepentingan masyarakat setempat secara leluasa tanpa ada campurtangan yang besar dari pemerintah pusat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena bertujuan untuk lebih mendalami dan memahami fenomena yang terjadi pada wacana pembentukan Daerah Otonom Baru Gambut Raya. Agar dapat mengetahui seberapa jauh kemampuan Gambut Raya untuk berdiri secara mandiri dari kabupaten asalnya yaitu Kabupaten Banjar.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa wacana pembentukan Daerah Otonom Baru Gambut Raya timbul akibat luas wilayah kabupaten induk (Banjar) yang terlalu besar yang mengakibatkan pelayanan publik dirasa kurang efisen dan ketimpangan pendistribusian pendapatan daerah yang mendorong terjadinya kecemburuan sosial yang akhirnya memicu keinginan masyarakat untuk memisahkan diri dari daerah induk. Gambut Raya memiliki kemampuan untuk membentuk daerah otonom baru namun keinginan tersebut masih terkendala oleh masih adanya moratorium pemekaran daerah oleh presiden sehingga rekomendasi menteri tidak bisa didapatkan. Maka untuk saat ini usaha yang dapat dilakukan Gambut Raya sedang mempersiapkan sebaik-baiknya persyaratan untuk membentuk daerah otonom baru. Jika persyaratan pembentukan daerah otonom baru telah dipenuhi oleh Gambut Raya maka tahap administrasi akan dilakukan. Kehati-hatian ini dilakukan agar kekeliruan yang dilakukan dimasa lalu tidak terulang lagi.

Gambut Raya merupakan daerah wacana pembentukan daerah otonom baru yang memiliki peluang yang besar untuk menjadi daerah otonom baru. Hal ini dikarenakan potensi yang dimiliki oleh Gambut Raya dari segi persyaratan teknis dan fisik kewilayahan dalam membentuk daerah otonom baru hampir terpenuhi. Adapun dilihat dari perbandingan yang dilakukan antara Gambut Raya dengan daerah induk Kabupaten Banjar dari segi  kemampuan keuangan antara Gambut Raya dengan daerah induk Kabupaten Banjar didapatkan bahwa Gambut Raya pada tahun 2017 telah menyumbangkan PAD dari segi pajak daerah  kepada Kabupaten Banjar sebesar 30 milyar lebih dari jumlah PAD dari segi pajak daerah keseluruhan wilayah Kabupaten Banjar sebesar 46 milyar lebih. Ini menandakan bahwa Gambut Raya merupakan wilyah penopang keuangan Kabupaten Banjar.

 

Kata Kunci: Prospek, Pemekaran Wilayah, Daerah Otonom.

 

ABSTRACT

Mohammed Azhar, D1B114033, 2019, The Prospect of Gambut Raya be Autonomous Region Guided by Sandra Bhakti Mafriana as supervising lecturer I and Gazali Rahman as supervising lecturer II.

Segregation of the areas is a way to get thetright own autonomy, therefore the development more likely to do according to need and the geographical every regions and areas can manage their own affairs and government and in the interests of the local community to intervene without any great from the central government.

This study used a qualitative approach, more because aims to explore and understand the phenomena that occur at the formation of new discourse Regional Autonomy Gambut Raya. In order to know how far the ability of Gambut Raya to stand independently from the district  did it come from namelydistrict of Banjar.

The result of this research suggests that discourse of forming the new autonomous Gambut Raya resulting from the area of the district ( Banjar ) was too great resulting in public service it has not efisen disparities and the distribution of the local revenue that encourages social jealousy and trigger the people aspirations to separate themselves from the stem.Gambut Raya having the ability to form autonomous regions desire new but still hampered by the reasons why there are still the moratorium regional segregation by president so the recommendation by the ministry of not capable of obtained. So for now businesses to done Gambut Raya is preparing of judges requirements to form autonomous region new.If the terms of the formation of new autonomous regions have been met by the Gambut Raya then the administration will be done.Rigorously attentive was done to make a mistake that done and to their own generation will not happen again.

Gambut Raya is the regional autonomy discourse the formation of new one which has to be a big new regional autonomy. This is owned by the  Gambut Raya in terms of technical requirements and physical in forming new regional autonomy almost realized. Meanwhile seen from a comparison are carried between Gambut Raya to the region stem district of Banjar in terms of financial capacity between Gambut Raya to the region stem district of Banjar got that peat kingdom in 2017 gave local revenuein terms of local taxes to the districts of Banjar by up to 30 billion more than the number of local revenuein in terms of local taxes a whole the district of Banjar of 46 billion more .This shows that Gambut Raya is region buttresses financial district of Banjar.

Keywords: Prospects, Segregation of the Region, Autonomous Region.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI