DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EVALUASI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS ADAT TERPENCIL (KAT) DALAM PROGRAM KEMENTERIAN SOSIAL DI SIALING DESA NAWIN KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG
PENGARANG:RIZAL EFENDY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-16


ABSTRAK

Rizal Efendy (D1B115447 : 2019) : “Evaluasi Pemberdayaan  Komunitas Adat Terpencil (KAT) Dalam Program Kementerian Sosial di Sialing Desa Nawin Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong”. Di bawah bimbingan Sandra Bhakti Mafriana (pembimbing I) dan Budi Suryadi (pembimbing II)

Penelian ini bertujuan untuk mengetahui Apa Saja Program Kementerian Sosial di Sialing Desa Nawin Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong dan Mengetahui Tingkat Keberdayaan Warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Sialing. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif dan yang menjadi informan adalah Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, Kepala Desa dan masyarakat yang diberdayakan. penelitian ini mengambil sampel sebanyak 7 orang, dengan menggunakan teknik kuesioner. analisis data dilakukan dengan mengukur tingkat keberdayaan berdasarkan indikator Tingkat Kesadaran Dan Keinginan Untuk Berubah (Power Within), Tingkat Kemampuan Meningkatkan Kapasitas Untuk Memperoleh Akses (Power To), Tingkat Kemampuan Menghadapi Hambatan (Power Over), Tingkat Kemampuan Membangun Kerjasama Dan Solidaritas (Power With)dan indikator keberdayaan (keseluruhan).

Hasil penelitian berdasarkan indikator Tingkat Kesadaran Dan Keinginan Untuk Berubah (Power Within) menunjukan bahwa masyarakat KAT Sialing berada pada kategori TINGGI, berdasarkan Tingkat Kemampuan Meningkatkan Kapasitas Untuk Memperoleh Akses (Power To) menunjukan bahwa masyarakat KAT Sialing berada pada kategori RENDAH, berdasarkan Tingkat Kemampuan Menghadapi Hambatan (Power Over) menunjukan bahwa masyarakat KAT Sialing berada pada kategori TINGGI, dan berdasarkan Tingkat Kemampuan Membangun Kerjasama Dan Solidaritas (Power With) menunjukan bahwa masyarakat KAT Sialing berada pada kategori RENDAH. dari perhitungan indikator keberdayaan secara keseluruhan masyarakat KAT Sialing masuk pada kategori TINGGI.

Saran kepada Pemerintah yaitu harus lebih serius lagi dalam memberikan pelatihan, motivasi, dan dorongan agar masyarakat yang menjadi sasaran program benar-benar berdaya.

 

Kata Kunci: Pemberdayaandan Komunitas Adat Terpencil

ABSTRACT

Rizal Efendy (D1B115447 : 2019) : “Evaluation of Remote Indigenous Community Empowerment (KAT) in the Ministry of Social Affairs Program in Sialing, Nawin Village, Haruai District, Tabalong Regency”. Under the guidance of Sandra Bhakti Mafriana (advisor I) and Budi Suryadi (advisor II)

This study aims to find out what are the Ministry of Social Programs in Sialing, Nawin Village, Haruai Subdistrict, Tabalong District and Know the Level of Empowerment of Remote Indigenous Communities (KAT) in Sialing. this study uses a quantitative approach with a descriptive research type. This study took a sample of 7 people, using questionnaire techniques. Data analysis was carried out by measuring the level of empowerment based on the level of awareness and desire to change, the capacity to increase capacity to gain access, the level of ability to deal with obstacles, the level of ability to build cooperation / solidarity and indicators of overall empowerment.

The results of research based on Awareness Levels and Desire Indicators to Change indicate that the KAT Sialing community is in the HIGH category, based on the Level of Capability to Increase Capacity to show that the KAT Sialing community is in the LOW category, based on the Ability to Deal with Obstacles. HIGH category, and based on the Level of Ability to Build Cooperation and Solidarity shows that the KAT Sialing community is in the LOW category. And from the calculation of the overall Indicator of Empowerment of the community KAT Sialing falls into the HIGH category.

Suggestions to the Government are that they must be more serious in providing training, motivation and encouragement so that the people who are targeted by the program are truly empowered.

Keywords: Empowerment and Remote Indigenous Communities.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI