DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL, FRAKSI ETIL ASETAT DAN n-BUTANOL UMBI TAWAS UT (Ampelocissus rubiginosa Lauterb.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, Eschericia coli, DAN Pseudomonas aeruginosa
PENGARANG:NADIA AZARIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-17


Tumbuhan tawas ut (Ampelocissus rubiginosa Lauterb.) merupakan tumbuhan khas Kalimantan Tengah yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Kemampuan antibakteri dikarenakan adanya kandungan metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan n-butanol terhadap S. aureus, P. acnes, E. coli, dan P. aeruginosa berdasarkan diameter zona hambat, serta menentukan nilai konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM). Ekstraksi dilakukan secara maserasi dan fraksinasi dilakukan dengan fraksinasi cair-cair. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi paper disc untuk nilai diameter zona hambat, micro dilusi untuk KHM dan streak plate untuk KBM. Konsentrasi sampel yang digunakan adalah 5; 10; 15; 20; 25%. Rata-rata diameter zona hambat ± SD ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan n-butanol terhadap S. aureus adalah 4,00±0,31; 5,00±0,21; 3,00±0,31 mm, P. acnes 6,91±0,37; 13,83±1,47; 5,66±2,31 mm, E.coli 7,6±0,98; 14,25±3,48; 5,75±1,08 dan P. aeruginosa 7,33±1,16; 16,91±2,61; 5,83±1,16 mm. Diameter zona hambat terbaik dimiliki fraksi etil asetat dengan kemampun antibakteri sedang-kuat. Nilai KHM pada S.aureus hanya didapatkan pada fraksi etil asetat yaitu 25%, sedangkan KHM ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan n-butanol terhadap P. acnes adalah 15; 5; 25%, E. coli 25; 25; 25% dan P. aeruginosa 25; 10; 25%. Nilai KBM tidak ditemukan pada semua sampel dengan variasi konsentrasi yang telah dibuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan n-butanol umbi A. rubiginosa memiliki aktivitas antibakteri berdasarkan nilai diameter zona hambat, serta didapatkan nilai KHM, tetapi tidak didapat nilai KBM. Fraksi etil asetat merupakan sampel dengan aktivitas antibakteri paling baik pada bakteri P. aeruginosa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI