DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN MENGGUNAKAN KONSEP EARNED VALUE (Studi Kasus Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Intake Sungai Tabuk, Uprating IPA I A. Yani dan Pembangunan Filter 4 Kompartemen di IPA 2 Pramuka PDAM Bandarmasih)
PENGARANG:RIDHA AGUSTINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-17


 

ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN MENGGUNAKAN KONSEP EARNED VALUE

 

(Studi Kasus Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Intake Sungai Tabuk, Uprating IPA I A. Yani dan Pembangunan Filter 4 Kompartemen di IPA 2 Pramuka PDAM Bandarmasih)

 

Ridha Agustina1

 

Program Studi Teknik Sipil, Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani Km. 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia

 

Email : ridhaagustina029@gmail.com

 

ABSTRAK

 

Setiap proyek harus diselesaikan tepat waktu oleh kontraktor tak terkecuali pada Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Intake Sungai Tabuk, Uprating IPA I A. Yani dan Pembangunan Filter 4 Kompartemen di IPA 2 Pramuka PDAM Bandarmasih. Dalam penyelesaian proyek agar berjalan effisien dan tepat waktu tentunya harus dilakukan pengendalian proyek, langkah yang dapat dilakukan dalam pengendalian proyek ini ialah dengan melakukan monitoring berkala melalui kinerja proyek hingga periode tertentu. Kinerja proyek ini dapat diketahui dan dipantau dengan metode Earned Value. Hasil Earned Valuetersebut dapat digunakan sebagai early warning jika terdapat ineffisiensi kinerja dalam penyelesaian proyek sehingga dapat dilakukan pencegahan sebelumnya. Adapun bentuk pencegahan keterlambatan proyek dapat dilakukan dengan meninjau pengalaman proyek lainnya dalam menghadapi faktor keterlambatan serupa.

 

Dalam peneltian ini metode yang dipilih untuk mengevaluasi proyek ialah earned value dan menyebar form kuesioner pada beberapa kontrakor yang berpengalaman dalam pelaksanaan proyek. Adapun yang menjadi indikator dalam melengkapi perhitungan ini adalah planned value, earned value serta actual cost dan dilengkapi analisa varians, analisa indeks performansi dan analisa perkiraan biaya dan waktu penyelesaian proyek untuk mengetahui penyimpangan terhadap biaya dan waktu, sehingga dapat dilakukan tindak pengendalian terhadap biaya dan waktu.

 

Hasil dari analisa menggunakan earned value dari Januari 2017 hingga Desember 2018 adalah durasi proyek (ECD) sesuai rencana yakni 30 bulan atau 895 hari kalender dan biaya pelaksanaan fisik total (EAC) lebih kecil dari rencana dimana rencana sebesar Rp. 87.399.222.400 sedangkan perkiraan penyelesaian fisik (EAC) hanya sebesar Rp. 80.403.086.424. Serta hasil 30 responden kuesioner mengenai tindak koreksi keterlambatan proyek dapat menjadi acuan dalam mengambil tindakan koreksi apabila proyek mengalami kendala keterlambatan.

 

 

 

Kata Kunci: BCWP, BCWS, ACWP, SPI, CPI, ETC, EAC.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI