DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN TEKNIK AKROSTIK PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII D SMP NEGERI 13 BANJARMASIN
PENGARANG:SITI SOLEHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-17


ABSTRAK

 

Soleha, Siti. 2019.  Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Teknik Akrostik     pada Peserta Didik Kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: (I) Dr. Maria, L.A.S, M.Pd.; (II) Dewi Alfianti, M.Pd.

 

 

Kata kunci : kemampuan menulis puisi, teknik akrostik.

Penelitian ini bertujuan untuk, pertama, mengetahui proses pembelajaran menulis puisi pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. Kedua, mengetahui hasil kemampuan menulis puisi menggunakan teknik akrostik pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. 

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah hasil menulis puisi menggunakan teknik akrostik pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. Sumber data dalam penelitian ini adalah  peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin, yang berjumlah 24 peserta didik dan guru Bahasa Indonesia kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. Penelitian difokuskan pada penggunaan diksi, majas, imajinasi, kata konkret dan rima dalam puisi peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat 24 puisi peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin, dengan banyak menggunakan diksi yang bermakna denotatif daripada konotatif, (2) peserta didik dominan menggunakan majas personifikasi daripada majas pararelisme, (3) peserta didik juga lebih banyak menggunakan imajinasi auditif dan imajinasi visual dalam puisinya, (4) peserta didik kurang mampu menggunakan kata konkret yang dapat membangun daya hayal pembaca, (5) banyak peserta didik yang tidak menggunakan rima terstruktur dan hanya terdapat beberapa peserta didik yang menggunakan rima a-a-a-a dan a-a-b-b.

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti bahwa proses pembelajaran menulis puisi masih dikategorikan kurang. Hal ini terlihat dari kurangnya antusias peserta didik dalam pembelajaran menulis puisi dan hasil menulis puisi peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin yang masih dibawah rata-rata ketetapan KKM. namun, dapat dikategorikan cukup. Nilai rata-rata menulis puisi menggunakan teknik akrostik pada peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 13 Banjarmasin yaitu 62,70 dan dibulatkan menjadi 63, sedangkan ketuntasan dalam menulis puisi ini yaitu 70. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI