DIGITAL LIBRARY



JUDUL:AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KELAKAI TERHADAP PERTUMBUHAN Porphyromonas gingivalis ATCC® 33277™
PENGARANG:DESTRI KHUSNUL KHOTIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-17


ABSTRAK

Latar Belakang: Periodontitis kronis merupakan penyakit infeksi yang menyebabkan kerusakan pada ligamen periodontal dan tulang alveolar. Keparahan peridontitis disebabkan oleh beberapa jenis spesies bakteri salah satunya adalah bakteri Porphyromonas gingivalis dengan prevalensi sebesar 85% didalam mulut. Ekstrak daun Kelakai mempunyai kandungan antibakteri berupa flavonoid, alkaloid, tanin dan steroid. Flavonoid memiliki beberapa senyawa kimia, salah satunya adalah quercetin, kadar quercetin di dalam daun kelakai sebesar 503.56 mgQE/g. Dari beberapa metabolit sekunder daun kelakai mampu memiliki daya hambat terhadap bakteri gram negatif yaitu Porphyromonas gingivalis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat ekstrak daun Kelakai terhadap bakteri Porphyromonas gingivalis. Metode: penelitian bersifat eksperimental terdiri dari 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok ekstrak daun Kelakai konsentrasi (100 mg/ml, 75 mg/ml, 50 mg/ml, dan 25 mg/ml) dan kelompok kontrol (klorheksidin 0,2%). Masing-masing perlakuan dilakukan 4 kali pengulangan. Pengujian aktivitas daya hambat menggunakan metode difusi dengan mengukur zona hambat disekitar pertumbuhan Porphyromonas gingivalis pada media Mueller Hinton Agar. Data dianalisis menggunakan One-Way Anova 95% dilanjutkan dengan LSD. Hasil: Berdasarkan uji LSD didapatkan bahwa ekstrak daun Kelakai memiliki aktivitas daya hambat terhadap Porphyromonas gingivalis. Zona hambat tertinggi terdapat pada konsentrasi 100 mg/ml dengan zona hambat 14,61 mm. Kesimpulan: ekstrak daun kelakai memiliki aktivitas daya hambat terhadap bakteri Porphyromonas gingivalis secara in vitro.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI